Selama 2016, 27 Nyawa Berakhir di Jalan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Satuan Lalulintas Polres Bima mencatat, selama Tahun 2016 sebanyak 27 nyawa pengendara terenggut di jalan raya akibat kecelakaan lalulintas. Jumlah korban jiwa ini terbilang sedikit menurun dibanding pada Tahun 2015 lalu.

Ilustrasi

Kasat Lantas Polres Bima, IPTU Putu Gde Caka mengatakan, pada Tahun 2015 kecelakaan terjadi 97 kali. Dari jumlah ini, ada 31 orang meninggal dunia, 145 luka-luka dan kerugian material mencapai Rp. 269.250.000.

Sedangkan pada Tahun 2016 lanjutnya, angka kecelakaan meningkat mencapai 112 kali. Namun korban jiwa hanya 27 orang, 194 luka-luka dan kerugian mencapai Rp. 241.250.000.

“Kecelakaan terjadi akibat kelalaian manusia. Korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut kebanyakan tidak menggunakan helem,” ungkapnya, Senin (9/1).

Sementara penindakan langsung (tilang) terhadap pelanggar lalulintas jelasnya,  pada Tahun 2016 mencapai 10.028 kendaraan. Meningkat dibandingkan Tahun 2015 hanya 9.738 kendaraan saja.

Hal ini diakibatkan banyaknya pengguna jalan yang tidak mentaati aturan berlalu lintas. Penilangan didominasi oleh kendaraan roda dua dengan jenis pelanggara rata-rata karena tidak memiliki SIM, STNK mati, tidak menggunakan helm,  hingga pengguna knalpot racing.

“Kami berharap agar para pengguna jalan lebih serius memperhatikan perlengkapan berlalu lintas, terutama wajib untuk menggunakan helm saat berkendaraan,” harapnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *