Walikota Bima Minta Masyarakat Jujur Lapor Kondisi Rumah

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima, HM. Qurais H. Abidin meminta masyarakat Kota Bima untuk jujur melaporkan kondisi rumah masing-masing yang terdampak banjir. Sehingga bantuan Rp 500 ribu untuk pembersihan rumah dari Kemensos RI tepat sasaran.

Walikota Bima bersama Mensos RI. Foto: Hum

“Insha Allah tim verifikasi akan turun kembali dan kami meminta masyarakat harus jujur,” kata Qurais dihadapan Mensos RI dan masyarakat penerima bantuan PKH, Selasa (10/1) pagi.

Qurais mengharapkan, masyarakat melaporkan kondisi rumah sesuai dengan kondisi yang terjadi. Misalnya melaporkan hanyut, padahal faktanya tidak hanyut. Hal itu dinilai akan menambah masalah baru lagi.

“Sebagai muslim kita harus jujur dan amanah. Supaya kita dipercaya. Kalau ada yang tidak jujur, saya betul-betul sangat tidak berkenan,” ingatnya.

Walikota juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bangkit bersama membenahi kembali Kota Bima. Ia optimis dengan kebersamaan semua akan mudah dan terasa ringan.

“Insha Allah kami akan terus bangkit untuk membangun kembali kota ini dengan sebaik-baiknya. Karena Ibu Menteri sudah datang memompa samangat dan energi kami,” ujarnya.

Kepada Mensos RI, Khofifah Indar Parawansa, Walikota juga melaporkan bahwa sejak dua hari terakhir tidak ada lagi warga yang berada di lokasi pengungsian dan telah kembali ke rumah masing-masing.

Begitu juga soal kondisi kebersihan Kota Bima diakuinya, dua minggu pasca banjir berangsur-angsur pulih. Dan saat ini jalan-jalan yang sebelumnya dipenuhi lumpur dan sampah hampir 90 persen sudah bersih.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *