27.000 Siswa di Kota Bima Terdampak Banjir

Kota Bima, Kahaba.- Banjir bandang yang menerjang Kota Bima akhir Desember lalu banyak meninggalkan cerita pilu. Terlebih bagi kalangan pelajar, yang harus banyak kehilangan seragam sekolah dan perlengkapan menulis.

Kepala Dikbud Kota Bima H. Alwi Yasin (Kanan Berdiri) saat tinjau KBM siswa. Foto: Eric

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima H. Alwi Yasin mengakui, setelah mendata dan verifikasi lapangan. Tercatat sebanyak 27.000 siswa terkena dampak banjir.

Disebutkannya, siswa yang terkena dampak banjir untuk kategori TK 3.289 siswa, SD 10.901 siswa, SMP 6.805 siswa, dan SMA sederajat sebanyak 6.005 siswa

“Semua siswa korban banjir melaporkan banyak kehilangan baju seragam serta alat perlengakapan tulis menulis. Nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp 24 Miliar,” sebutnya, Kamis (12/1).

Menurut Alwi, setelah mendata kerugian tersebut. Dikbud telah melaporkan ke Kemendikbud untuk ditindak lanjuti. Agar dapat diberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan pelajar.

“Laporan telah kita kirim, selanjutnya menunggu instruksi pusat terkait penyaluran bantuan kepada pemerintah untuk pelajar di Kota Bima,” bebernya.

Ditambahkan Alwi, untuk menyelamatkan masa depan siswa, kendati masih banyak kekurangan perlengkapan sekolah, termasuk seragam harian. Dinas Dikbud telah menghimbau kepada seluruh kepala sekolah, di berbagai tingkatan untuk tetap menerima siswa yang berpakaian bebas rapi.

*Kahaba-04    

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *