Warga Paruga Mulai Mengungsi

Kota Bima, Kahaba.- Banjir yang sebelumnya meluap ke pemukiman warga Lingkungan Kampung Sigi Kelurahan Paruga, kini sudah meluap ke jalan raya. Khawatir banjir tambah meluap, warga Kampung Sigi memilih untuk mengungsi di Masjid Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Jumat (13/1). (Baca.  Di kampung Sigi Paruga, Banjir Sudah Meluap)

Warga Kampung Sigi Kelurahan Paruga mengungsi di Masjid. Foto: Bin

Pantauan Kahaba, suasana jalan Soekarno – Hatta di Kelurahan Paruga ramai oleh warga yang memilih keluar dari rumah. Sebab, air sudah menggenangi pemukiman.

Sementara di Masjid Sultan Muhammad Salahuddin Bima sudah dipadati oleh warga kelurahan setempat.

“Kami memilih mengungsi karena takut banjir besar terjadi. Sekarang saja banjir sudah meluap ke pemukiman kami,” ujar Hasnah, salah seorang warga Kampung Sigi.

Diakui Hasnah, hingga saat ini banjir di Kampung Sigi sudah mencapai lutut orang dewasa. Mengungsi menurutnya cara yang paling baik, untuk mengantisipasi.

“Barang – barang berharga juga sudah kami angkat semua ditempat yang tinggi. Sekarang kami membawa semua anak – anak untuk berada di masjid ini saja,” katanya.

Ia berharap banjir besar tidak kembali terjadi. Karena trauma banjir besar dua kali akhir desember lalu masih membekas.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *