Syarif: Pengerusakan Sekretariat HMI Adalah Tindakan Bar-Bar

Kota Bima, Kahaba.- Tindakan pengerusakan dan pembakaran serta penganiayaan terhadap sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bima oleh sejumlah preman yang terjadi, Jumat (30/3) lalu ditanggapi serius kalangan akademisi. Para pelaku dinilai sebagai sekelompok orang yang bersifat bar-bar dan tidak melihat konteks masalah secara harfiah dan cenderung mengedepankan sikap arogansi.

Syarif: Pengerusakan Sekretariat HMI Adalah Tindakan Bar-Bar

Berdasarkan informasi dan pengakuan dari sejumlah kader HMI yang ditegaskan Masyur, Ketua HMI cabang Bima bahwa tindakan pengerusakan dan pembakaran sekretariat HMI diduga dilakukan oleh simpatisan salah seorang pejabat penting di Pemerintahan Kota (Pemkot) Bima.

Insiden itu pun ditanggapi akademisi STISIP Mbojo-Bima, Syarif Ahmad M.Si bahwa aksi pengerusakan sekretariat HMI adalah tindakan bar-bar. Penggunaan kekerasan dengan alasan apapun dan untuk apapun tidak dapat dibenarkan. Polisi harus segara bertindak mengusut dan menangkap otak dibalik aksi anarkis tersebut.

“Polisi harus secepatnya melakukan penangkapan terhadap pelaku apalagi motif dari kejadian pengerusakan hingga penganiayaan kader HMI sangat mencederai kalangan akademik yang ada di Bima. Sikap profesionalisme harus dikedepankan polisi dalam menangani kasus tersebut, harus tanpa ada tendensi dan kepentingan apapun di dalamnya, karena apabila dibiarkan maka tindakan yang sama akan terus terjadi dan menimpa organisasi-organisasi kemahasiswaan bahkan organisasi kemasyarakatan lain kedepannya,” tegas Syarif. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *