Sekolah Potong Dana KIP, Alwi: Segera Kembalikan !

Kota Bima, Kahaba.- Kesekian kalinya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima meminta kepada kepala sekolah yang memotong dana KIP siswa untuk segera mengembalikannya. Sebab, pemotongan itu telah melanggar hak siswa.

Kepala Dinas Dikbud Kota Bima, H. Alwi Yasin. Foto: Eric

“Sekolah jangan memotong dana KIP, dengan dalih untuk pemerataan atau perbaikan infrastruktur sekolah. Karena nanti akan menimbulkan polemik, serta fitnah yang merusak citra sekolah. Sekali lagi saya minta kembalikan,” tegasnya Kepala Dikbud Kota Bima, H. Alwi Yasin kepada Kahaba.net Jumat (20/1).

Ia menjelaskan, dilihat aturan penyaluran KIP, untuk membantu siswa yang masuk kategori tidak mampu, yatim, anak yang terancam putus sekolah dan kesulitan ekonomi keluarga. Sehingga bila menerima laporan ada oknum kepala sekolah yang melakukan pemotongan, tentunya sangat meresahkan.

“Sudah jelas dalam aturan tidak boleh ada pemotongan sedikitpun. Tapi masih ada saja yang melakukannya. Saya tegaskan sekali lagi, tidak boleh ada pemotongan,” katanya.

Alwi juga menambahkan, selain menerima informasi adanya pemotongan. Juga telah menerima informasi, bahwa ada di beberapa sekolah terdapat siswa yang menerima dana KIP, tapi orang tuanya tergolong mampu, seperti ASN.

Seharusnya menurut dia, sekolah harus selektif dan teliti saat mendapatkan data penerima dana KIP. Melakukan verifikasi faktual, untuk memastikan siswa penerima adalah kategori tidak mampu.

“Kedepan kami akan segera memanggil sekolah mana saja yang ketahuan memotong dana KIP,” ujarnya.

*Kahaba-04   

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *