Sampah di Ule Telan Korban, Pengguna Jalan Tewas Ditempat

Kota Bima, Kahaba.- Tumpukan sampah yang sudah menggunung dan memenuhi ruas jalan lintas Melayu – Kolo akhirnya telan korban jiwa. Siswi asal lingkungan Songgela Kelurahan Jatiwangi, meninggal ditempat saat dibonceng, terjatuh dan terlindas mini bus.

Kondisi jalan di jalur Ule dipenuhi sampah. Foto: Ady

Keluarga korban, Syahbudin menceritakan, Rabu (25/1) sekitar pukul 12.30 Wita, Kurniawati Ilham siswi kelas 1 MTs Muhammadiyah dijemput pamannya dari sekolah. Saat melintas di jalan ule, motor yang ditumpanginya melaju diposisi pinggir jalan, karena berpapasan dengan kendaraan lain.

Karena ruas jalan sudah sempit dipenuhi sampah sambungnya, kaki Kurniawati tersangkut karung sampah yang berada dibadan jalan. Saat itulah pelajar tersebut jatuh dan dilindas oleh kendaraan mini bus merk Innova.

“Kendaraan mini bus dari belakang melaju kencang. Kondisi korban setelah dilindas kendaraan dalam keadaan mengenaskan. Kurniawati tewas ditempat,” ujarnya, Kamis (26/1).

Saat itu katanya, korban kemudian dibawa ke rumah duka. Beberapa saat kemudian dibawa ke RSUD Bima untuk divisum. Sementara pengendara yang diketahui pegawai PLTU Bonto telah menyerahkan diri ke polisi.

Syahbudin mengaku, kondisi jalan di jalur tersebut memang membahayakan pengguna jalan. Selain ruasnya sudah semakin sempit, jalan tersebut juga sangat licin. Keberadaannya sangat mengancam dan berpotensi terus terjadinya kecelakaan.

“Kami warga di sana sangat tidak nyaman jika melalui jalur itu. Kondisinya sangat berbahaya untuk pengguna jalan. Jalan licin dan mudah terpeleset,” katanya.

Untuk itu, selaku tokoh masyarakat setempat ia mewakili warga meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan kondisi sampah tersebut. Jika tidak, maka kecelakaan akan terus terjadi.

“Hari ini kami berencana mendatangi Wakil Walikota Bima, meminta agar mengerahkan alat berat untuk membersihkan sampah diruas jalan itu,” tuturnya.

Dia menambahkan, permintaan itu harus segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Bima. Sebab, kondisi cuaca untuk beberapa hari kedepan akan terus diguyur hujan. Jalur tersebut akan semakin licin dan membahayakan pengguna jalan.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *