Badan Kesbangpol Gelar Rakor Program Kerja

Kota Bima, Kahaba.- Rapat koordinasi (Rakor) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tingkat Provinsi NTB Tahun 2017 dengan agenda pembahasan pelaksanaan program tahun 2017 dan sinkronisasi kegiatan tahun 2018 antara Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbang Poldagri) Provinsi NTB dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten dan Kota se- NTB, digelar.

Rakor Program Kerja yang digelar Badan Kesbangpol. Foto: Hum

Rakor digelar di Hotel Camelia Senin (30/1) turut dihadiri Kepala Badan Kesbang Poldagri Provinsi NTB H. Lalu Syafi’i, Kepala Badan Kesbangpol Kota Bima, H. Achmad Fathoni, Ketua FKUB Kota Bima Eka Iskandar serta pimpinan Badan Kesbangpol Kota dan Kabupaten se-NTB.

Sekretaris Badan Kesbang Poldagri Provinsi NTB H. Kataruddin, selaku ketua panitia melaporkan bahwa rakor ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan koordinasi, membangun sinergi serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program dan kegiatan bidang kesatuan bangsa dan politik dalam negeri di daerah.

Selain itu, untuk memantapkan peran Bakesbang Poldagri Provinsi NTB dan BakesbangPol Kabupaten/Kota se-NTB sebagai lembaga pemerintah yang menjalankan tugas pokok dan fungsi koordinasi demi terwujudnya keamanan, ketenteraman dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara di wilayah NTB.

“Rakor dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 30 – 31 Januari 2017, diikuti 40 peserta yang berasal dari Kabupaten dan Kota se-NTB terdiri atas kepala, Sekretaris, Kasubbag Program pada Badan dan Kantor dan pejabat dari Bappeda Kabupaten dan Kota se-NTB serta dari lingkup Badan Kesbang Poldagri Provinsi NTB,” ujarnya.

Kepala Badan Kesbang Poldagri Provinsi NTB menyampaikan bahwa memasuki tahun 2017 terdapat beberapa potensi ancaman dan kerawanan pada bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya serta pertahanan keamanan (Ipoleksosbud Hankam) yang perlu menjadi perhatian dan memerlukan langkah dan ikhtiar yang cepat, tepat dan akurat dalam penyelesaian masalah.

Suasana Rakor Program Kerja yang digelar Badan Kesbangpol. Foto: Hum

“Guna mewujudkan stabilitas dan kondusifitas wilayah selama tahun 2017 diperlukan optimalisasi peran dan sinergi antara pemerintah daerah dengan seluruh stakeholder,” ujarnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Kota Bima menyampaikan ucapan terima kasih atas ditunjuknya Kota Bima sebagai tuan rumah rapat koordinasi ini.

Ia menambahkan, urusan kesatuan bangsa dan politik dalam negeri selalu penuh dinamika, apalagi tahun 2018 akan dilaksanakan Pemilukada serentak untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Kota Bima juga termasuk daerah yang akan melaksanakan Pemilukada serentak pada tahun tersebut.

Oleh karena itu, tahun ini dan tahun depan dinamika berpolitik masyarakat cenderung tinggi bahkan berpotensi menimbulkan perselisihan. Selain itu, saat ini isu SARA menjadi isu nasional, salah satunya soal penistaan agama.

“Hal-hal seperti inilah perlu menjadi perhatian, khususnya dalam upaya antisipasi agar masyarakat tidak terpancing sehingga akhirnya bisa memecah belah persatuan”, kata Drs. M. Farid, M.Si.

Menutup sambutannya, ia berharap rakor ini berlangsung sukses dan mencapai hasil yang diharapkan.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *