BNNK Bagi Wawasan Bahaya Narkoba untuk Institusi Pendidikan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNN) Bima berbagi wawasan bahaya narkoba pada dunia pendidikan dengan tema Advokasi ‘Bang Wawan’ (Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba) kepada institusi pendidikan bersama para guru dan kepala sekolah se Kabupaten Bima, Kamis (2/2).

Foto bersama usai acara Bagi Wawasan Bahaya Narkoba untuk Institusi Pendidikan. Foto: Dok. BNNK Bima

Plt Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bima Fery Priyanto mengatakan, kegiatan advokasi yang diadakan tersebut bertujuan agar pihak sekolah dan BNN Kabupaten Bima berkomitmen dan bersinergi dalam upaya pembangunan berwawasan anti narkoba di lingkungan sekolah.

Dijelaskannya, pembangunan berwawasan anti narkoba merupakan upaya untuk mendorong dan memastikan bahwa seluruh instansi pemerintah baik pusat maupun daerah berkontribusi secara nyata, melalui pelaksanaan program kegiatan dan kebijakan atau regulasi yang berorientasi pada upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, rehabilitasi pecandu narkoba, maupun penegakan hukum.

“Dunia Pendidikan harus dijauhkan dari virus narkoba, karena akan mengancam masa depan generasi muda bangsa. Perhatian dan kerja keras harus kita lakukan untuk menjaga generasi bangsa,” ujarnya.

Untuk itu, BNN Kabupaten Bima mengajak perangkat sekolah ikut berperan melakukan upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) dengan membuat program kegiatan-kegiatan positif untuk siswa.

“Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama berbagai pihak, baik dari para guru dan.kepala sekolah, perwakilan dari pemerintah kabupaten dan dari Kepolisian Polres Bima untuk menjadi penyaringan,” katanya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *