Cuaca Buruk dan Penggalian Drainase, PLN Tingkatkan Perbaikan Jaringan

Kota Bima, Kahaba.- Pasca banjir bandang yang melanda Kota Bima akhir Desember lalu, hingga saat ini cuaca dengan intensitas hujan lebat masih terjadi. Cuaca tersebut juga menjadi kendala pasokan listrik menyebabkan gangguan dibeberapa disejumlah daerah.

Manager PT. PLN Persero Area Bima, Jefri Husni. Foto: Eric

Selain cuaca buruk, kini pihak PLN dihadapkan dengan penggalian drainase yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Pertambangan Kota Bima. Sebab, dibeberapa titik lokasi penggalian, justeru ditemukan gardu PLN yang nyaris roboh.

“Dengan adanya gangguan cuaca dan galian drainase tersebut, kami meminta maaf kepada masyarakat. Karena pasokan listrik terganggu,” ujar Manager PT. PLN Persero Area Bima, Jefri Husni kepada kahaba.net, Jumat (3/2).

Kata Jefri, khusus yang menjadi atensi pihaknya saat ini yakni terkait penggalian parit yang sebelumnya tidak ada komunikasi dan koordinasi dari Dinas PU dan Pertambangan Kota Bima. Sehingga ditemukan gardu PLN yang nyaris roboh di Kelurahan Pane Kecamatan Rasanae Barat.

“Akibat tergerusnya gardu itu, di kelurahan setempat dan sekitarnya terjadi pemadaman. Sebagai langkah antisipasi, kami gunakan travo portable,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi pasokan listrik tidak terganggu kepada pelanggan, pihak PT.PLN berusaha menghubungi dinas terkait. Guna menjalin komunikasi, bila ingin melakukan penggalian harus berkoordinasi terlebih dahulu.

“Alhamdulillah, setelah ada koordinasi dengan dinas PU. Tidak ada lagi penggalian yang menyebabkan kerusakan gardu. Meskipun gardu yang rusak akibat penggalian parit beberapa waktu lalu, PT.PLN area Bima menelan kerugian mencapai Rp 400 juta,” imbuhnya.

Tanpa menyalahkan pihak manapun, PT. PLN akan kembali bekerja maksimal. Dengan terus memperbaiki dan memelihara jaringan disetiap titik lokasi yang ada, agar tidak terjadinya pemadaman yang mengganggu kenyamanan pelanggan.

“Sekali lagi kami minta maaf bila terjadi pemadaman seketika. Mohon dapat dimaklumi karena adanya gangguan jaringan,” tandasnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *