Netizen Kecam Kasus Pembuangan Bayi di Penaraga

Kota Bima, Kahaba.- Kasus pembuangan bayi di Kelurahan Penaraga Kota Bima kembali meninggalkan ‘bercak noda’ bagi daerah ini. Bagaimana tidak, kasus ini muncul disaat Kota Bima baru bangkit usai diterjang banjir bandang. Tak ayal, kecaman pun datang dari para netizen usai membaca berita ini fanpage Kahaba.net.

Warga heboh saat melihat mayat bayi yang ditemukan di sungai. Foto: Ady

Seperti komentar dari akun facebook Syahrul Amar “Pantasan aja baru2 bima kena banjir bandang karna kelakuan manusia bejat seperti ini,,,,,,sudah cukup kau berjinah jangan lagi kau buang bayi yang tak berdosa seperti ini”

Kemudian @ Zahra Machye  “G punya hati bgt tega buang anak sendiri….Berzinah ajha udh dosa besar malah nambah lagi dosa dengan buang bayi yg g berdosa sama sekali…”

Arif Rahman “Tuh kn dah trjadi lgi, klau mang dah jdi anak nikah aj!!! Knpa malaikat kecil itu yg jdi korban”. @Khairurrazikin “Anak Bima sekarang mau enaknya tapi gk mau anak nya????? Parah generasi!!!!!”

Nahyar Munkar Hasan “Berani berbuat tdk berani bertanggung jwb dasar pengecut”

Tak sedikit juga yang menyesalkan bayi tak berdosa ini dibuang karena disaat yang sama banyak keluarga yang tak dikaruniai anak meski sudah bertahun-tahun menikah.

Seperti komentar @ Eren Mayyamiddy “aduh tega skali yah itu wanita yang buang bayix… padahal saya yang pengen pux debay blum diksih sama allah.. :'( surga tempat mu debay datang… berbahagialah dipangkuan sang illahi… :'( :'( :'(

Yanni Anny “Ya Allah…tega bener ibunya buang anak…cewek lagi…padahal kita pengen bgt punya anak cewek eh ini malah dibuang…

Umra Yati “Tega sekali…..coba ksi ke sy ankx…ni kita yg udh brthun2 g pnya ank mlh qm tga membuangx”.

Ada juga yang melihat dari sisi berbeda dari kasus ini, misalnya akun @ Sultan Ardin Al-Bimary “Musibah bisa jadi cobaan bgi orang2 yg briman dan bencana bagi org2 yg kafir..”

Jhack Paradise “Musibah itu di berikan oleh allah untuk kita
Bukan kita yang cari musibah itu”

*Kahaba-03

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *