Cetak Sawah Baru Diduga Bermasalah, Oknum Pegawai Dispertan Diperiksa

Kota Bima, Kahaba.- Oknum Pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Bima, M diperiksa Polisi Militer (PM) TNI, Senin (6/2). M diperiksa terkait dugaan penyelewengan pekerjaan percetakan sawah baru di Kabupaten Bima tahun 2016. Program tersebut bersumber dari anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) RI, lebih kurang 4. 457 ribu hektar.

Ilustrasi

Dugaan motif yang dilakukan M, mengarahkan program pada kelompok tani dibeberapa Kecamatan se-Kabupaten Bima. Kenyataannya, pekerjaan percetakan sawah baru menuai masalah.

Informasi yang diendus Kahaba, pekerjaan percetakan sawah baru tersebut tanpa sepengetahuan pemerintah Desa di Kecamatan Langgudu. Bahkan, percetakan sawah baru justeru dilakukan di pegunungan. Sementara masih banyak lahan sawah di lokasi daratan yang masih  layak pakai.

 

Sementara itu, salah satu anggota TNI yang hendak dikonfirmasi mengaku tidak ada pemeriksaan, hanya ngobrol – ngobrol saja.

Ditanya apakah ngobrol soal cetak sawah baru yang bermasalah itu, anggota TNI yang enggan memberikan nama lengkapnya seolah mengelak ada pemeriksaan.

“Hanya ngobrol – ngobrol biasa saja,” elaknya.

Pantuan Kahaba, Senin (6/2) oknum tersebut sedang diperiksa di dalam ruangan Pom TNI. Sejak pukul 10 00 Wita. Saat ini masih berlangsung pemeriksaan.

Selain M, dalam ruangan Pom TNI, ada beberapa perwakilan kelompok tani yang diperiksa. M yang memakai seragam Korpri, usia diperiksa dijemput mobil berwarna hitam dengan nomor polisi B 1814 ZVE sekitar pukul 13.30 Wita.

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *