Malas, Gaji 12 Pegawai MAN 2 Dipotong

Kota Bima, Kahaba.- 9 Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan 3 Guru Tidak Tetap Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima menerima sanksi karena malas bekerja dan mengajar. Sanksinya, gaji untuk pegawai malas itu dipotong.

Kepala MAN 2 Kota Bima, Mansyur. Foto: Eric

“Terpaksa kami potong gaji mereka. Karena 12 pegawai itu sudah diperingatkan untuk tidak malas masuk kerja. Bahkan beberapa diantaranya, sudah diperingati hingga tiga kali tapi tidak ada niat mau merubah diri,” ujar Kepala MAN 2 Kota Bima Mansyur kepada kahaba.net, Selasa (7/2).

Sikap pegawai tersebut menurutnya, tentu dapat menjadi contoh buruk bagi pegawai lain. Bahwa mereka digaji oleh pemerintah untuk bekerja, bukan justeru sebaliknya untuk bermalas-malasan.

“Tugas mereka jelas, mengajar siswa. Sedangkan untuk bagian tata usaha, mereka harus melayani berbagai macam kebutuhan administrasi,” katanya.

Kata Mansyur, sanksi yang diambilnya telah melalui mekanisme dan aturan. Pernyataan 12 pegawai itu siap diberikan sanksi apabila melanggar aturan, juga telah disepakati. Karena sudah melanggar dan malas, honor pegawai tersebut tetap dipotong. Sementara pegawai yang rajin dan disiplin, diberikan tambahan honor.

Kedepan sambungnya, untuk menumbuhkan iklim kerja yang baik serta menghasilkan mutu pendidikan, serta pelayanan administasi yang semakin baik. Pihaknya memberikan reward, bagi siapa saja yang memberikan prestasi dan disiplin kerja.

“Ini semua bentuk motivasi, agar pegawai tetap semangat bekerja,” tandas pria dengan gelar Sarjana Agama.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *