BBGRM di Ambalawi, Bupati Dengarkan Laporan Kades 

Kabupaten Bima, Kahaba.- Saat melaksanakan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Desa Kole Kecamatan Ambalawi, Selasa (7/2). Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri mendengarkan laporan Kepala Desa Kole, berkaitan dengan pelaksanaan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2016.

Bupati Bima saat BBGRM di Kecamatan Ambalawi. Foto: Hum

Kepala Desa Kole, Sirajuddin H. Ahmad dalam laporannya mengemukakan, penggunaan ADD untuk Desa Kole mencapai Rp 1.169.216.211, dan untuk ADD Rp 500.551.089 serta untuk DDA Rp 611.498.350.

“Program yang telah dilaksanakan dengan menggunakan DDA dan ADD untuk Kole yakni, pembangunan talud dan rabat gang di Dusun Sori Ncore. Anggaran tu bersumber dari dana desa alokasi APBN sejumlah 50.500.000,” sebutnya.

Selain itu lanjutnya, ada juga pembangunan DAM Tolo Mbatu Dusun Kole sebesar Rp 50 juta, pembangunan talud dusun Sori Kalai Rp 50.000.000, pembangunan talud Ng. Rangga Rp 57 149.000.000, pembangunan talud Dusun Kole Rp 70.000.000,00, pembangunan talud Dusun Ncore Rp 50.000.000.

Kemudian pembangunan bronjong Dusun Kole Rp 70.000.000,00, pembangunan bronjong irigasi Sori Kalai Dusun Kole Rp 20.400.000.000, pembangunan gedung BPD yang berada di Dusun Sori Limbi Rp 50.000.000 serta pemeliharaan gedung PAUD sebanyak 3 unit yang berada di Dusun Sori Limbi, Dusun Kole, Dusun Nggaro Rangga  Rp 16.500.000.

“Anggara tersebut sudah kami gunakan untuk program di desa,” jelasnya.

Usai mendengarkan laporan Kades Kole, Bupati Bima juga menyerap aspirasi warga masyarakat yang berada di wilayah Kole Kecamatan Ambalawi. Usai dari Desa Kole, Bupati Bima menuju Desa Rite, Desa Nipa dan Desa Tolowata dalam rangka mendengarkan laporan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh para kepala Desa dan warga masyarakat  dengan menggunakan APBDES desa dan ADD.

*Kahaba-02/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *