BNPB dan Pertamina Dampingi Pelaksanaan Rehab Rekon

Kota Bima, Kahaba.- Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Siswanto Budi Prasodjo meninjau perkembangan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca banjir Kota Bima, Kamis (9/2).

Walikota Bima saat menerima kunjungan dari BNPB dan Pertamina. Foto: Hum

Siswanto didampingi tim rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bima meninjau pengerjaan normalisasi drainase di berbagai wilayah Kota Bima.

Selain BNPB, hadir dari Pertamina yaitu Pjs. Operation Head Terminal BBM Bima Muhsin Budiono dam Spv. General Affair dan Security Galih Setiawan. Pertamina hadir untuk memberikan dukungan serta memperkuat koordinasi.

Seperti disampaikan oleh Pjs. Operation Head Terminal BBM Bima Muhsin Budiono, listrik, telekomunikasi dan bahan bakar merupakan bagian dari kebutuhan dasar dan harus terlibat dan mendukung pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Bertemu di ruang kerjanya pada hari Walikota Bima M. Qurais H. Abidin menjelaskan kepada BNPB dan Pertamina, langkah utama yang sedang dilaksanakan adalah normalisasi sungai dan drainase. Hal ini mendesak karena curah hujan ekstrim masih berlangsung. Jika sungai dan drainase tidak berfungsi dengan baik maka ancaman banjir akan selalu ada.

Upaya lain adalah penghijauan kawasan hulu yang akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Bima, dibawah arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Pemerintah Provinsi NTB.

Walikota menyampaikan ucapan terima kasih kepada BNPB karena memberikan dukungan penuh sejak masa tanggap darurat hingga pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi. Demikian pula kepada BUMN, khususnya Pertamina dan PLN, yang berupaya maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *