FKUB Kota Bima Hadiri Rakor FKUB se-NTB

Kota Bima, Kahaba.- Ketua FKUB Kota Bima beserta pengurus dan Kasubbag TU Kementerian Agama Kota Bima menghadiri undangan kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) FKUB se-NTB di mataram. Kegiatan ini dilaksanakan mulai Rabu (9/2) hingga Jum’at (11/2) bertempat di Mataram Square Hotel.

Rakor FKUB se-NTB. Foto: Dok. FKUB Kota Bima

Rakor dibuka Kepala Kanwil Kemenag Propinsi NTB. Sementara narasumber terdiri dari Kepala Pusat KUB Jakarta, Ketua FKUB Propinsi dan Ketua Lembaga Adat Masyarakat NTB, H Lalu Mujtahid.

Ketua FKUB Kota Bima, Eka Iskandar Z dalam siaran persnya kepada media ini menjelaskan, ada beberapa catatan penting dalam kegatan ini sebagaimana dipaparkan PUSKAB KUB Pusat, H Mubarak.

Kerukunan itu jelasnya, sangat mahal harganya. Disatu sisi, kehidupan umat beragama dilindungi oleh undang-undang dan peraturan yang ada. Beragama adalah hak hakiki bagi setiap manusia sehingga terbentuk nilai-nilai ketuhanan yang harus diimplementasikan dalam diri umat beragama.

Eka melanjutkan, kekerasan atas nama agama tidak boleh terjadi. Cara untuk meminimalisir kekerasan atas nama agama antara lain dengan memaksimalkan peran lembaga agama dan mengedepankan sikap kearifan lokal (local wisdom). Jika ada permasalahan tidak harus diselesaikan secara hukum karena sangat berakibat luas bagi masyarakat.

Di sisi lain potensi tokoh agama dan masyarakat harus diposisikan amat penting untuk membimbing umat guna melaksanakan ajaran agama yang dianutnya. Serta meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dengan melibatkan pemerintah secara maksimal untuk melakukan pendekatan-pendakatan yang komprehenshif demi terbangunannya kerukunan hidup beragama yang harmonis dan aman.

Eka menambahkan, kegiatan ini diikuti 50 peserta. Terdiri dari Pengurus FKUB kabupaten dan kota se-Propinsi NTB. Dari Kota Bima diikuti oleh Ketua FKUB, perwakilan dari non muslim, Melky Erick Lele dan unsur pemudanya, Muhaemin.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *