Bupati Bima Minta PT Sanggar Agro Perhatikan Kesejahteraan Karyawan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Disela proses penyerahan lahan Hak Guna Usaha (HGU) 200 hektar dari PT Sanggar Agro, Kamis (16/2) pagi, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri menyampaikan permintaan kepada perusahaan pengelola minyak kayu putih ini. (Baca. PT Sanggar Agro Serahkan 200 Ha Lahan HGU)

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri. Foto: Ady

Bupati meminta kepada PT Sanggar Agro untuk memperhatikan jaminan kesejahteraan bagi para karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut sesuai dengan amanat UU Ketenagakerjaan.

Menanggapi permintaan sekaligus harapan Bupati tersebut, Wakil Direktur PT Sanggar Agro, Trianda Sembiring mengatakan bahwa pada prinsipnya perusahaan tetap berupaya memenuhi hak karyawan dengan mengacu kepada undang-undang yang berlaku.

Trianda menjelaskan, di PT Sanggar Agro ada dua status pekerja, yakni pekerja kontrak dan buruh harian lepas (BHL). Pekerja kontrak akan digaji berdasarkan undang-undang ketenagakerjaan.

“Penggajian pekerja saat ini mengacu kepada ketentuan upah minimum regional (UMR) yang berkisar antara Rp 2, 5 juta,” terang Trianda dikutip dari rilis Kasubag Humas Setda Kabupaten Bima, Suryadin.

Kemudian berkaitan dengan status para pekerja, pihaknya telah melaksanakan sosialisasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima.

*Kahaba-03?

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *