Wakil Bupati Bima Panen Raya Bawang di Monta Dalam

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bawang merah merupakan komoditi hortikultura yang strategis dan memiliki nilai ekonomi tinggi karena petani cepat mandapatkan hasil. Dari potensi lahan pengembangan 12,644 hektar (ha), saat ini baru dimanfaatkan 50 persen dari potensi yang ada. Sementara potensi lahan pengembangan baru komoditi bawang merah pada lahan kering  mencapai 5.431 ha.

Wakil Bupati Bima panen raya bawang merah di Monta Dalam. Foto: Hum

Mengawali panen musim tanam I tahun ini, Wakil Bupati Bima, Dahlan M Noer melakukan panen raya bawang merah di So Karombo Ama Baka Dusun Rontu Desa Monta Dalam Kecamatan Monta.

Wabup didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H Nurdin, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Rendra Farid, Camat Monta Ruslan dan beberapa kepala SKPD rumpun hijau.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bima mengatakan, dibandingkan dengan daerah lainnya Kabupaten Bima memiliki sumber daya alam (SDA) yang luar biasa melimpah untuk dikelola dan dimanfaatkan demi peningkatan taraf hidup masyarakat.

Namun demikian menurutnya, untuk mengelola SDA itu diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM)yang baik. Hal ini disebabkan karena kemajuan suatu daerah akan banyak ditentukan oleh kualitas SDM dan ini berarti pula bahwa masa depan daerah akan bergantung kepada generasi muda.

Wakil Bupati memaparkan, pada tahun anggaran 2017 bantuan bagi para petani bawang di Kabupaten Bima mengalami penurunan dibandingkan dengan Tahun 2016 yang mencapai Rp 64 miliar.

Namun demikian, agar bantuan ini dapat ditingkatkan pada tahun anggaran 2018 maka SKPD terkait dan juga masyarakat harus memberikan keyakinan kepada pemerintah. Khususnya Kementerian Pertanian RI bahwa para petani di Bima mampu mengelola dan memanfaatkan dengan baik dana yang disalurkan.

“Karena itu panen raya yang dilaksanakan pada hari ini merupakan momentum untuk menunjukkan kepada pemerintah pusat bahwa Bima tidak seperti yang dipikirkan oleh banyak pihak di luar daerah,” tegas Wabup.

Keberadaan SDA dan potensi yang melimpah tersebut lanjutnya, harus dikembangkan untuk kemajuan ekonomi.  Disamping komoditas bawang merah Kecamatan Monta juga memiliki potensi pariwisata yang dapat dikembangkan. Seperti yang ada di Pantai Rontu dan hal itu juga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat agar potensi tersebut dapat dikembangkan.

Lebih lanjut berkaitan dengan komoditi bawang merah, Wabup mengatakan bahwa selain memproduksi bawang merah petani juga harus memiliki visi pemasaran pemasaran yang lebih baik. Terutama dalam membuat pangan olahan bawang merah. Seperti bawang goreng dengan membuat kemasan produk yang lebih baik dan menarik.

“Intinya jangan berputus asa untuk melakukan usaha untuk mengembangkan kegiatan pertanian. Sebab dengan cara ini, secara bertahap kita bisa membangun kemandirian di daerah dan tidak banyak menggantungkan diri dari bantuan dari pemerintah pusat,” terangnya.

*Kahaba-03/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *