Ade, Remaja Idap Tumor Ganas itu Tutup Usia

Kabupaten Bima, Kahaba.- Ade Setiawan, remaja asal Desa Roi Kecamatan Palibelo tutup usia, sekitar pukul 08.00 Wita Jumat (24/1). Setelah hampir dua tahun melawan tumor ganas yang menggerogoti bagian muka dan mata kirinya. (Baca. Digerogoti Tumor Ganas, Mata Ade Setiawan Nyaris Buta)

Kondisi Mata Ade Setiawan. Foto: Muchtar Mbozo (Facebook)

Remaja yang masih tercatat sebagai siswa SMKN 2 Kabupaten Bima itu berasal dari keluarga miskin dan serba kekurangan. Sepeninggal Ayahnya 4 tahun lalu, ia bertahun-tahun tinggal dan dibesarkan Neneknya Hawsah (63). Sementara kasih sayang dan perhatian dari Sang Ibu juga tak lagi didapat karena telah merantau di Jakarta.

Kerabat dan keluarga Ade, Roy Js Babuju mengakui kabar duka tersebut. Kata Roy, Ade menghembuskan napas terakhir  di rumah neneknya di Desa Roi. Kondisi Ade sebelum meninggal diakuinya memang sudah sangat parah. Asupan makanan saja sangat berkurang, karena pengaruh dair pembengkakan tumor.

“Ade juga beberapa bulan terakhir sudah tidak bisa beraktifitas. Ke kamar kecil saja harus digendong. Kondisi tubuh juga tinggal tulang belulang,” ungkap Roy.

Menurutnya, Ade mulai terkena penyakit itu sejak duduk dibangku kelas 1 SMKN. Kemudian intens berobat sekitar satu tahun lebih.  Pihak keluarga sudah berbagai cara. Termasuk merawat secara intensif di RS Sanglah Denpasar. Berdasarkan hasil diagnosa tim medis, diketahui penyakit tumor Ade sudah parah karena menjalar ke saraf otak.

Namun upaya medis tak ada jalan keluar. Pihak keluarga akhirnya menyerah untuk kesembuhan Ade. Atas pertimbangan keluarga, dengan terpaksa dan tawakkal kepada Sang Pencipta, Ade dibawa kembali ke Bima. (Baca. Pihak Medis ‘Menyerah’, Keluarga Ade Mohon Do’a)

“Selama di Bima tidak ada pengobatan berarti untuk kesembuhannya. Hanya berharap mukzizat dari Allah SWT,” tuturnya.

Roy menambahkan, Ade meninggal di usia 18 tahun. Statusnya pun masih menjadi pelajar SMKN 2 Kabupaten Bima.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *