Dinsos Gelar Seleksi 4 Pilar Kesejahteraan Sosial

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bima menggelar kegiatan seleksi 4 pilar pembangunan kesejahteraan sosial (Kesos) Kota Bima, yaitu Karang Taruna, organisasi sosial atau Lembaga Kesejahteraan Sosial (Orsos/LKS), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Kegiatan Seleksi 4 Pilar Kesejahteraan Sosial. Foto: Hum

Kegiatan yang digear di aula Kantor Walikota, Senin (27/2) dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian H. Syamsudin. Hadir beberapa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemerintah Kota Bima.

Kepala Dinsos Kota Bima H. Muhidin dalam laporannya menyampaikan, seleksi dilaksanakan selama 1 hari. Jumlah peserta sebanyak 18 yaitu dari kategori karang taruna sebanyak 3 kelompok, kategori Orsos atau LKS sebanyak 3 kelompok, kategori TKSK sebanyak 3 orang, kategori PSM sebanyak 4 orang dan pendamping KUBE sebanyak 5 orang.

“Satu peserta terbaik untuk masing-masing kategori akan mewakili Kota Bima pada Lomba 4 Pilar Kesejahteraan Sosial Berprestasi Tingkat Provinsi NTB,” ujarnya.

Muhidin menjelaskan, salah satu upaya dalam menanggulangi masalah kesejahteraan sosial adalah menumbuhkan peran serta individu dan kelompok untuk ikut membantu mengatasi tingkat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan menyelenggarakan kesejahteraan sosial di kecamatan-kecamatan. Inilah fungsi utama 4 pilar pembangunan kesos.

Sementara itu, H. Syamsudin menyampaikan apresiasinya. Menurut dia, Karang Taruna, Orsos atau LKS, TKSK dan PSM adalah bagian dari komponen masyarakat yang memiliki andil sangat luar biasa.

4 pilar pembangunan kesos merupakan motivator sekaligus evaluator yang membantu pemerintah dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Tanpa mengecilkan peranan komponen masyarakat lainnya, kepekaan dan kepedulian dari keempat komponen tersebut tentunya patut diberikan penghargaan dan dukungan.

“Kami berharap Karang Taruna, organisasi sosial, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan dan pekerja sosial masyarakat Kota Bima bisa terus berperan dalam pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan,” harapnya.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *