Pemkot Bima Terima Kunjungan BPIW Kementrian PU dan Perumahan Rakyat

Kota Bima, Kahaba.- Tim Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan kunjungan kerja di Kota Bima, dalam rangka memaparkan program kegiatan pengembangan infrastruktur wilayah PUPR tahun 2017, khususnya untuk wilayah NTB.

Pertemuan Pemkot Bima dengan BPIW Kementrian PU dan Perumahan Rakyat. Foto: Hum

Tim diterima oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima H. Syamsudin di ruang rapat Walikota, Selasa (28/2). Kunjungan ini sekaligus untuk meninjau beberapa titik yang akan menjadi lokasi program pengembangan infrastruktur PUPR Kepulauan Nusa Tenggara.

Hadir juga tim dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Mataram, Kepala Bappeda Kota Bima Abdurrahman Iba serta unsur Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bima.

Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur II BPIW Maulidya Indah Junica memaparkan, Pedoman Pengembangan Infrastruktur Berkelanjutan di Kawasan Perkotaan yang disusun oleh Pusat Pengembangan Kawasan Perkotaan BPIW. Pedoman diharapkan dapat menjadi acuan untuk pengembangan infrastruktur bagi semua pemangku kepentingan (stakeholder).

Dijelaskannya, BPIW memiliki tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan strategi keterpaduan antara pengembangan kawasan dengan infrastruktur PUPR. Dalam hubungan dengan unit organisasi lain di Kementerian PUPR, BPIW memiliki peran pada bidang perencanaan. Saat ini BPIW telah merumuskan sejumlah perencanaan terkait pelaksanaan keterpaduan pembangunan infrastruktur PUPR Tahun Anggaran (TA) 2017.

“Termasuk sinkronisasi program-program pembangunan Kementerian PUPR TA 2017 dalam mendukung pengembangan kawasan prioritas dan wilayah pengembangan strategis (WPS),” ujarnya melalui siaran pers yang disampaikan Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Syahrial Nuryadin.

Sementara itu, dalam sambutannya H. Syamsudin, mengungkapkan berbagai kendala dan permasalah yang dihadapi terutama kondisi jalan dan drainase pascabanjir bandang Desember 2016. Kementerian PUPR diharapkan dapat memberikan akses guna mendukung perbaikan jalan, jembatan dan drainase di Kota Bima yang sebagian besar rusak diterjang banjir.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *