LPMP Bangun Gerakan Penguatan Karakter Masyarakat

Kota Bima, Kahaba.- Menindaklanjuti forum grup diskusi 100 tokoh dan akademisi tahun 2016 lalu, Lembaga penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) NTB menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat dan akademisi di Aula Kampus STISIP Mbojo Bima, Sabtu (4/3).

Foto bersama Ketua LPMP, jajaran STISIP dan tokoh masyarakat usai pertemuan gerakan perubahan karakter. Foto: Bin

Program LPMP Kemendikbud tersebut bertujuan membangun kembali gerakan penguatan karakter masyarakat, dengan target utama yakni perubahan sikap, tingkah laku dan karakter masyarakat, agar kembali kepada nilai – nilai luhur Bima.

Kepala LPMP NTB. H. Muh Irfan usai pertemuan tersebut menjelaskan, Kota Bima telah dijadikan pilot project oleh LPMP dan Kemendikbud untuk program gerakan penguatan karakter masyarakat. Selama tahun 2017, gerakan ini akan mendorong perubahan yang semakin baik terhadap karakter masyarakat dan generasi yang kain jauh dari nilai – nilai luhur Bima.

Diakuinya, pertemuan kali ini untuk penyiapan instruktur yang terdiri dari tokoh masyarakat dan akademisi yang ada di Kota Bima. para instruktur ini nanti akan dibekali dengan materi penguatan karakter di Mataram.

“Para instruktur ini nanti akan melatih 125 tokoh masyarakat yang ada di Kota Bima,” ujarnya.

Tidak hanya itu sambungnya, nanti juga akan disiapkan lima rumah karakter di masing-masing kecamatan. Sebanyak 25 orang akan mengawal rumah karakter dan setiap minggu akan melakukan perubahan karakter terhadap masyarakat minimal 250 orang perminggu.

“Sebenarnya latar belakang kami membuat gerakan ini karena maraknya kekerasan, kriminalitas, perubahan sikap dan tingkah laku generasi terhadap orang tua. Nilai-nilai baik yang sedikit demi sedikit mulai menghilang. Jadi melalui gerakan ini, ingin kita munculkan kembali nilai-nilai baik itu,” harapnya.

Irfan menambahkan, target perubahan karakter tersebut yakni sebanyak 5.000 orang. Ribuan orang itu akan diberikan penguatan oleh tim inti sebanyak 50 orang.

Sementara itu, Ketua STISIP Mbojo Bima Gufran mengapresiasi inisiatif LPMP menghadirkan program tersebut. Ia pun berharap, kedepan ada perubahan yang terjadi terhadap sikap dan prilaku masyarakat.

“Kita di perguruan tinggi di Bima mengapresiasi program ini, karena sesungguhnya nilai-nilai luhur kita sudah terkikis,” ungkapnya.

Gufran pun merasa yakin, jika program ini serius dijalankan, apalagi didukung oleh pemerintah dan masyarakat. Beberapa tahun kedepan akan tanpak hasil dan perubahan sikap masyarakat.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *