Polsis SMKN 2 ‘Patroli’ di Lingkungan Sekolah

Kota Bima, Kahaba.- Keberadaan Polisi Siswa (Polsis) SMKN 2 Kota Bima tentu akan membantu sekolah. Para Polsis tersebut akan melakukan pengawasan disekitar lingkungan sekolah, meminimalisir terjadinya tindakan kenakalan siswa. (Baca. 33 Siswa SMKN 2 Dilantik Jadi Polisi Siswa

Polsis SMKN 2 Kota Bima saat diberikan pembinaan. Foto: Bin

Kepala SMKN 2 Kota Bima Syamsuddin didampingi Pembinaan Polisi Erot Sutiana mengaku, inisiatif dirinya membentuk Polsis bermula karena meningkatnya kenakalan siswa dan  maraknya peredaran narkoba yang berubah menjadi ancaman. Polsis pun dinilai menjadi bagian yang akan mendorong agar tindakan tersebut mampu di antisipasi.

Dijelaskannya, tujuan utama Polsis ini sebenarnya melatih kedisiplinan diri siswa. Dengan harapan dapat menular kepada siswa lain serta membentuk karakter siswa. Tidak hanya itu, Polsis juga bisa membantu sekolah dalam melakukan pengawasan dan kontrol tindakan siswa di lingkungan sekolah.

“Polsis ini juga bertugas membantu mengontrol tingkat kehadiran siswa,” jelasnya, Selasa (7/3) usai memberikan pembinaan kepada Polsis pagi tadi.

Diakuinya, adanya Polsis tidak akan mengganggu proses belajar. Sebab, siswa tetap mengikuti proses KBM. Namun pada waktu istirahat, Polsis mulai menjalankan tugasnya selain apel pagi dan apel siang.

Ia menyebutkan, jumlah Polsis sebanyak 33 orang. Siswa tersebut diambil dari masing – masing perwakilan kelas 10 dan 11. Mereka lahir dari proses seleksi kurang lebih dua minggu. Dimulai pengkaderan oleh Polisi dan TNI, serta diklat dasar oleh Pol PP serta BPBD.

“Polsis ini di apresiasi oleh Polres. Polsis juga nanti akan digabungkan dengan sejumlah kegiatan Polres, menjadi pelopor kesadaran berlalu lintas di tingkat pelajar,” katanya.

Syamsuddin menambahkan, Polsis di SMKN 2 Kota Bima akan tetap terus ada melalui proses pengkaderan. Sehingga di tahun-tahun mendatang, tujuan utama seperti kedisiplinan siswa bisa semakin meningkat.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *