PPNI Kota Bima Gelar Musda ke-III

Kota Bima, Kahaba.- Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Bima menggelar Musda ke-III di Aula SMKN 3 Kota Bima, Sabtu (11/3). Kegiatan yang mengusung tema “Gerakan Perawat Mendukung Masyarakat Sehat” itu dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Bima H. Arahman H. Abidin.

Suasana Musda PPNI Kota Bima ke-III. Foto: Bin

Ketua DPD PPNI Kota Bima Kurniadin dalam sambutannya menjelaskan, Musda PPNI rencananya digelar pada Desember 2016, karena Kota Bima terendam banjir bandang, akhirnya ditunda dan digelar Maret 2017.

Dihadapan Wakil Walikota Bima dan Ketua DPD PPNI Provinsi NTB, Kurniadin melaporan, saat Kota Bima dilanda banjir, perawat juga hadir ditengah-tengah masyarakat dan membantu. Semangat melayani dan memberikan pengabdian kepada masyarakat juga tetap ditunjukan.

“Padahal banyak perawat yang juga terkena dampak banjir, tapi perawat tidak meninggalkan tugasnya untuk memberikan pengabdian,” ungkapnya.

Momen memberikan sambutan tersebut juga dimanfaatkan oleh Kurniadin untuk menyampaikan sejumlah aspirasi. Diantaranya, meminta perhatian Pemerintah Kota Bima untuk mengangkat perawat yang masih berstatus tenaga sukarela untuk menjadi Pegawai Tidak Tetap (PTT) Nasional maupun Daerah.

Tidak hanya itu, ia juga berharap kepada Wakil Walikota Bima untuk membantu peningkatan kapasitas perawat serta penyediaan lahan untuk membangun sekretariat PPNI Kota Bima.

“Sejumlah aspirasi ini semoga menjadi perhatian dan atensi bapak Wakil Walikota Bima,” harapnya.

?Di tempat yang sama, Ketua DPW PPNI Provinsi NTB H. Muhir mengatakan, Musda ini merupakan amanah dari DPP dan DPW. Penyelenggaraan Musda untuk tiap – tiap daerah juga merupakan hasil Rakerwil yang harus dijalankan.

“Musda ini bertujuan untuk belajar demokrasi, solidaritas. Sehingga perawat bisa bersatu,” katanya.

H. Muhir meminta kepada anggota PPNI untuk bisa memilih ketua bisa mengurus dan memperjuangkan hak – hak anggota. Sebab, jika ada ketua yang tidak mau memperhatikan anggotanya, ketua tersebut tidak pantas untuk dipilih.

“Kami dari DPW netral dan tidak boleh mengintervensi pelaksanaan Musda,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Bima H. Arahman H. Abidin saat memberikan sambutan mengungkapkan, Musda merupakan wahana yang baik untuk berdemokrasi. Dirinya juga merasa yakin, Musda PPNI kali ini akan melahirkan Ketua yang terbaik.

“Yang paling utama, siapapun yang terpilih, yang penting bisa memperjuangkan organisasi dan anggotanya,” tutur Wawali.

Kata dia, di momen silahturahim tersebut dirinya memberikan apresiasi dan terimakasih yang sangat mendalam kepada perawat, karena saat banjir perawat hadir dan memberikan pengabdian kepada warga Kota Bima.

Menjawab sejumlah aspirasi Ketua PPNI Kota Bima, Arahman berjanji akan menampungnya dan merealisasikan pada anggaran tahun mendatang.

“Satu hal yang saya minta, nanti pada pembahasan APBD tahun 2018, PPNI jangan lupa hadir di ruangan saya dan ingatkan akan aspirasi yang disampaikan tadi. Insha Allah aspirasinya akan saya bantu,” janjinya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *