Kesadaran Urus Akta Kematian di Kabupaten Bima Masih Rendah

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dokumen kependudukan berupa akta kematian selama ini tak banyak diperhatikan masyarakat Kabupaten Bima. Bahkan, tingkat kesadaran masyarakat untuk mengurus akta kematian ini masih sangat rendah dibandingkan dokumen kependudukan lainnya.

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Bima, Zainuddin HI (Kiri) didampingi staf. Foto: Ady

Padahal, data kematian sangat mempengaruhi terhadap data kependudukan secara umum di Kabupaten Bima. Apalagi, data kependudukan akan menjadi data acuan awal untuk pemutakhiran data pemilih yang akan digunakan pada Pilkada.

“Memang kita akui, kesadaran mengurus surat kematian bukan lagi rendah tapi tidak ada sekali,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bima, Zainuddin HI kepada media ini, kemarin.

Mantan Kepala Dishub ini mengaku, selama ini masyarakat hanya mengurus akta kematian kepentingan tertentu saja. Kebutuhan akta kematian juga hanya sedikit orang dari jumlah penduduk yang ada.

“Misalnya pada saat mengurus ahli waris, pada saat anaknya masuk ABRI. Itu saja, dan sangat sedikit persentasenya,” jelas dia di kantor setempat.

Untuk itu, ke depan pihaknya akan lebih gencar mensosialisasikan pentingnya mengurus semua dokumen kependudukan, termasuk akta kematian. Rencananya, Dinas Dukcapil akan bekerjasama dengan Kompak NTB untuk menggenjot sosialisasi tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *