Nelayan Asal Piong Hilang Di Perairan Sanggar

Citizen Journalism, Kahaba.- Lutfi Ahmad (42), nelayan asal Desa Piong Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima dikabarkan hilang di laut sanggar sejak tanggal 11 September 2012 lalu. Korban kini tengah dilakukan pencarian oleh Tim SAR Kabupaten Bima.

Ritual masyarakat Piong sebelum melakukan pencarian/foto: Cen

Awalnya, Lutfi pergi memancing bersama temannya, Hamid, di kawasan Pantai Piong. Mereka berangkat sekitar pukul 17.00 Wita di tanggal 11 September lalu dengan menggunakan dua sampan (perahu ketinting, red).

Dari cerita yang diuraikan Hamid, sekitar pukul 21.00, tiba-tiba lampu sampan milik Lutfi terlihat padam yang diikuti sura mesin sampan. “Saya duga lutfi memancing diperaian yang lebih dalam, karena suara sampannya semakin mengecil,” jelas Hamid.

Hamid lanjut bercerita, kepergian Lutfi belum ada kabar berita kepulangan keesokan harinya. Keluarga Lutfi mulai cemas dan melakukan pencarian di laut sanggar yang juga dekat dengan kawasan kaki Gunung Tambora itu. Karena tak berhasil jua menemukan Lutfi, di hari kelima, pihak keluarga mulai berkordinasi dengan BPBD yang kemudian dilanjutkan dengan turunnya Tim SAR Kabupaten Bima untuk melakukan pencarian.

Tim SAR yang diturunkan, sebelumnya bersama masyarakat sekitar melakukan ritual Senin (17/9) malam untuk pencarian esok pagi. Sampai berita ini diturunkan, pencarian terus dilakukan dan sejak Selasa (18/9) pagi, kapal Tim SAR bantuan yang didatangkan dari Mataram  dalam perjalanan menuju peraian piong kecamatan Sanggar. [Cen]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *