Perawat Kompak Kenakan Pita Merah Putih Saat Kerja, Ini Alasannya

Kabupaten Bima, Kahaba.- Ada pemandangan tak biasa dari para perawat yang bekerja di Rumah Sakit Umum Sondosia, Kamis (17/3) pagi. Mereka kompak mengenakan pita berwarna merah putih dimasing-masing lengan baju saat bekerja.

Perawat Kompak Kenakan Pita Merah Putih. Foto: Yadien

Rupanya ini merupakan bentuk dukungan terhadap rekan-rekan sesama profesi perawat yang tergabung dalam Forum Perawat Honorer (FPH). Pada saat bersamaan dengan HUT PPNI ke-43, FPH sedang memperjuangkan nasib mereka di Gedung DPR RI didampingi DPP PPNI.

“Semua pengurus dan anggota PPNI Kabupaten Bima mengenakan pita merah putih di lengan saat bekerja. Ini merupakan bentuk dukungan terhadap rekan-rekan kita di FPH,” jelas Ketua DPD PPNI Kabupaten Bima, Fithri Kurniati.

Ketua DPD PPNI yang baru terpilih pada Musda ke-5 ini mengaku, FPH sedang memperjuangkan hak dan kesejahteraan perawat di seluruh Indonesia. Salah satunya meminta agar pegawai honorer dan sukarela yang bekerja di instansi  pelayanan  kesehatan milik pemerintah dapat diangkat menjadi ANS.

Hal yang sama kata dia, turut diperjuangkan PPNI kabupaten Bima. Mengingat banyaknya tenaga kesehatan yang masih berstatus sukarela, pihaknya tidak memungkinkan mengirim perwakilan dari Bima sehingga melakukan aksi serentak mengenakan pita merah putih sebagai bentuk dukungan.

Fithri menambahkan, saat ini di Kabupaten Bima 53 persen dari dari jumlah perawat sebanyak 951 orang masih berstatus pegawai sukarela. Sementara ASN hanya 38 persen dan sisanya tenaga honorer daerah dan PTT.

“Kami berharap agar pemerintah dapat membuka lagi penerimaan PTT dan ANS bagi tenaga perawat di Kabupaten Bima,” harapnya.

*Kahaba-C10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Rahmah

    Majulah perawat…. Mga apa yg menjadi perjuangan kita mendapat respon positif dari pemerintah….
    PERAWAT ADALAH GARDA DEPAN DIPELAYANAN,,,JANGAN DI “ANAK TIRIKAN”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *