Putri Sultan Salahuddin Bima, Hj. Siti Maryam Tutup Usia

Kota Bima, Kahaba.- Putri Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Hj. Siti Maryam meninggal dunia di ruangan ICU RSUD Bima, Sabtu (18/3). Perempuan yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI itu meninggal sekitar pukul 16.00 Wita.

Suasana persiapan disemayamkannya jasad Hj. ST Maryam di Pandopo Bima. Foto: Bin

Ketua Majelis Kesenian Mbojo (Makembo) Bima, Ruslan mengakui kabar duka tersebut. Diakuinya, Siti Maryam meninggal setelah  dilarikan ke RSUD Bima sekitar pukul 14.00 Wita.

“Beliau sempat dirawat di RS Dokter Agung Bima dua hari lalu. Tadi siang  beliau dilarikan ke ruangan ICU RSUD Bima,” ujarnya.

Kata Alan Malingi, begitu ia biasa disapa, Siti Maryam dirawat di karena mengalami komplikasi. Pernah alami gejala stroke dan jantung.

“Beliau sebenarnya sudah lama sakit, tapi tetap paksa beraktifitas,” katanya.

Saat ini sambungnya, almarhumah disemayamkan ke Pandopo Bima dan rencananya akan dimakamkan di Masjid Sultan Bima besok Minggu (19/3).

Almarhumah selain dikenal sebagai putri Sultan Bima, juga banyak membantu menerjemahkan koleksi pustaka bersejarah istana. Pernah tercatat sebagai perempuan tertua di Indonesia yang dikukuhkan menjadi doktor pada usia 80. Perempuan yang dipanggil Ina Ka’u Mari ini membangun museum di kediamannya untuk menampung dan melestarikan berbagai koleksi sejarah kesultanan Bima.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *