Diklat PUD dan UMKM Digelar

Kabupaten Bima, Kahaba.- Assisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bima H. Nurdin, membuka secara resmi kegiatan Diklat Pengolahan Produk Unggulan Daerah (PUD) bagi UMKM se- Kabupaten Bima, di Aula Hotel La Ila Kota Bima, Senin (20/3).

Diklat PUD dan UMKM. Foto: Hum

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala DInas Koperasi dan UMKM beserta jajarannya, para peserta Diklat dari 30 orang pengelola UMKM yang berada di kecamatan se – Kabupaten Bima.

Nurdin dalam arahan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bima telah berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan koperasi dan UMKM, terutama bidang pengolahan produk unggulan dalam mengembangkan usaha. Perkuatan produk unggulan tersebut dapat dilakukan dengan melakukan pelatihan – pelatihan bagi UMKM yang berada di wilayah Kabupaten Bima, sehingga para pengelola UMKM dapat mendapatkan ilmu pengetahuan terkait dengan tata cara melakukan pengolahan.

“Diklat yang diselenggarakan ini selain mengemas produk usaha dengan lebih baik, juga dalam rangka perkuatan produk pengolahan bagi UMKM. Pelatihan seperti ini dapat mengembangkan usaha melalui kegiatan kemitraan, pameran, Bazar serta pasar rakyat bagi pelaku usaha UKM,” jelasnya.

Menurut Nurdin, program yang dilaksanakan ini merupakan program yang sangat strategis bagi pemerintah Kabupaten Bima. Mengoptimalisaasi pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah guna menggerakan roda ekonomi masyarakat pengelolaan dan memiliki kemampulan untuk menerobos pangsa pasar atas hasil – hasil produksi.

Sementara itu, menurut Kepala Bidang Pemberdayaan UKM pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bima Asrul Yaqin, kegiatan diklat ini dalam rangka memberikan pemahanan cara kemasan dan penjualan yang dilaksanakan oleh para pengelola UKM yang berada di kecamatan se – Kabupaten Bima. Sehingga dengan adanya diklat ini produk yang akan diolah bisa meningkatkan pangsa jual.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *