Retail Nasional Bakal Ada 15 Titik di Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Dua retail nasional bakal masuk di Kota Bima. Rencananya, retail tersebut akan berada di 15 titik lokasi, di masing – masing Kecamatan. Kabid Industri dan Perdagangan Dinas Koperindag Kota Bima Ratnaningsih mengakui itu.

Kabid Indutri dan Perdagangan Dinas Koperindag Ratnaningsih. Foto: Bin

Kata dia, berdasarkan hasil rapat dengan SKPD teknis di ruangan Sekda Kota Bima beberapa waktu lalu, jumlahnya tersebar di 15 titik di seluruh Kecamatan di Kota Bima.

“2 retail nasional itu masing – masing Indo Mart dan Alfa Mart,” sebut Ratnaningsih di ruang kerjanya, Selasa (21/3).

Apakah dua retail itu akan membangun ruko atau menggunakan fasilitas pemukiman warga sambungnya, belum diketahui. Karena hingga saat ini rancangan aturannya masih disusun.

Ditanya apakah jumlahnya tidak terlalu banyak?, karena akan berdampak pada pedagang yang ada disekitarnya. Ratnaningsih tidak bisa menjawab terlalu jauh soal itu. Karena 15 titik itu yang disepakati saat pertemuan di ruangan Sekda Kota Bima.

Namun dirinya memastikan, keberadaan dua retail itu juga akan menguntungkan warga Kota Bima. Karena karyawannya akan merekrut warga Kota Bima. Selain itu, produk UKM juga akan dijual oleh retail tersebut.

“Nanti semuanya akan diatur melalui Perda. Insha Allah tidak akan merugikan warga Kota Bima,” ucapnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Imam

    Saya memperhatikan betul di sekitar hotel Samawa Rea d sumbawa, ad beberapa toko n kios yg rame pengunjung nya. Tetapi setelah salah satu toko yg di sebutkan oleh pemerintah diatas berdiri. Toko serta kios di sekitar situ pada tutup. Terlihat jelas klo ekonomi mikro akan habis n gulung tikar. Sementara program KUR terus di gambar gembira. Sangat tidak singkron apa lagi ini ada di kota Bima. Saya pribadi menolak

  2. Saiful amar

    Gak usah lgsung memvonis….stiap sesuatu pst ada positif n negatif, pemerintah mengijinkan Krn sdh melalui tahap pengkajian berkali2 bukan Alfamart sdh melakukan pengkajian satu tahun dgn Pemkot Bima baru di izinkan….masalah pedagang kecil….itu ada cara dari Pemkot sendiri….bahkan Alfamart menjanjikan akan bekerja sama dgn pedagang kecil maupun menengah dgn keuntungan yg besar dan brg yg murah jdi tidak perlu takut disaingi….kalo mau daerah maju ya harus ada persaingan….kalo mmg Alfa/indomart mengancam atau membunuh pedagang kecil knp di Lombok n Sumbawa izinnya semakin dipermudah….pst ada sebab…toh nanti banyak pengangguran jg yg akan direkrut dan punya pekerjaan dgn gaji yg lumayan tinggi sekitar 1,8 jtaan blm termasuk tunjangan lain2….mang kalian yg jamin pengangguran pnya msa depan…bahkan gubernur berterima kasih Krn hampir 98% karyawan Alfamart di NTB adl warga lokal….sdh ratusan kami warga Bima dan Dompu direkrut Alfamart tinggal tunggu pembukaan dan penempatannx aza….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *