Lucu, Siswa Dihajar Karena tidak Bawa Ayam ke Sekolah

Kota Bima, Kahaba.- Kasus dugaan penganiayaan pelajar oleh aparatur sekolah kembali terjadi. Kali ini menimpa Rudi Ardiansyah (18/3) pelajar SMAN 1 Donggo asal Desa Kala Kecamatan Donggo. Terlapor diduga oknum tata usaha sekolah setempat berinisial NA (50). Kasus ini telah ditangani Polsek Donggo.

Ilustrasi

Kapolres Bima Kabupaten, AKBP. M Eka Fathurrahman menjelaskan, awalnya korban disuruh untuk membawa ayam ke sekolah oleh terlapor. Namun korban belum memenuhi keinginan terlapor karena ayamnya belum tertangkap. Mendengar informasi tersebut, terlapor kemudian mendatangi korban saat sedang mengerjakan ujian sekolah.

“Terlapor diduga langsung memukul korban,” ungkapnya dalam rilis pers, Rabu (22/3) malam.

Oleh terlapor sambung Kapolres, korban dipukul dibagian pelipis dan bawah mata sebelah kanan menggunakan tangan sebelah kanan posisi terbuka. Menampar sebanyak 2 kali dan mengalami luka lebam. Polsek Donggo telah menerima laporan, dan mengantar korban untuk visum.

“Saksi  korban telah dimintai keterangan,” ujarnya

Selanjutnya kata Eka, untuk saksi yang lain belum diperiksa dan akan siap hadir memberikan keterangan besok hari Kamis.

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *