Banjir Lagi, Warga Kembali Mengungsi

Kota Bima, Kahaba.- Hingga pukul 19.30 Wita, hujan masih mengguyur Kota Bima dan sekitarnya. Kondisi Kota Bima saat hampir seluruh Kelurahan digenangi banjir. Air sudah mencapai 1 meter lebih.

Warga Kelurahan Lewirato mengungsi di Masjid. Foto: Ady

Sejak air meluap ke pemukiman, warga terlihat panik dan menyelamatkan sejumlah barang berharga. Warga sibuk mengangkat barang untuk disimpan pada lokasi yang lebih tinggi. Beberapa diantaranya juga sibuk untuk mengantar sanak saudara di pemukiman warga yang berlantai dua dan Masjid.

Seperti yang terlihat di Lewirato Kecamatan Mpunda. Masjid Nurul Iman sudah dipadati warga. Warga memilih untuk berada di Masjid, karena khawatir banjir meluap lebih tinggi seperti banjir bandang yang menghantam Kota Bima akhir Desember 2016 lalu.

Iksan warga Kelurahan Lewirato mengaku, dirinya sudah sejak awal mengantar istri dan anaknya setelah mendengar himbauan dari Masjid soal banjir yang akan meluap ke pemukiman.

“Saya sudah bawa anak dan istri ke Masjid. Disana lebih aman,” katanya.

Diakui Iksan, kondisi banjir di Kelurahan Lewirato sudah setinggi satu meter. Hujan terus mengguyur dan tidak berhenti.

“Kami berharap hujan berhenti. Banjir juga segera turun, kami trauma dengan banjir besar sebelumnya,” ujar Iksan.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *