Pasca Banjir, PLN Bima Perbaiki Jaringan Listrik

Kota Bima, Kahaba.- Banjir bandang yang kembali menerjang wilayah Bima Minggu (27/3), menyebabkan sejumlah sarana milik PLN rusak. Beberapa gardu listrik di Kota Bima dan Kabupaten Bima terendam banjir dan tiang listrik kehilangan tanah pondasi karena tergerus arus banjir.

Jajaran PLN Bima memperbaiki jaringan listrik pasca banjir. Foto: Dok. PLN Bima

Untuk memulihkannya, Senin pagi (28/3) petugas teknik PLN Rayon Kota Bima serta Rayon Sape langsung turun ke lapangan untuk memperbaiki gardu yang terendam serta tiang yang akan direlokasi.

Manajer PLN Area Bima, Jeffri Husni mengaku, kini sebagian besar listrik telah menyala. Hanya tinggal beberapa desa  seperti Oi Mbo, Nungga, Lelamase, Kodo dan sebagian lampe yang belum menyala. Penyebabnya, tiang jaringan yang rubuh.

Kata dia, hingga Senin malam terdapat dua tiang jaringan yang melayani desa-desa tersebut masih daam proses  diperbaiki. Akibatnya listrik di desa Oi Mbo, Nungga, Lelamase, Kodo dan sebagian lampe hingga malam ini masih mengalami pemadaman.

“Hingga malam ini kami masih berusaha memperbaiki, mudah-mudahan besok pagi sudah normal kembali,” ucap Jeffri.

Menghadapi banjir sambungnya, PLN membutuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk segera memadamkan listrik. Instalasi listrik perlu diamankan agar tidak menimbulkan akibat fatal bagi masyarakat, ketika air mulai meninggi dan aliran listrik masih menyala.

Menurut Jeffri, hal-hal yang perlu diperhatikan masyarakat yang dilanda bencana banjir diantaranya, mematikan instalasi listrik di dalam rumah, kemudian mencabut peralatan listrik di rumah yang masih tersambung dengan stop kontak, lalu memindahkan alat-alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi agar tidak terendam banjir.

“Apabila aliran listrik di lokasi yang banjir belum padam, dapat segera menghubungi Contact Center 123. Yang terpenting juga, segera mengungsi ke daerah aman,” katanya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *