Didukung OKP dan PK, Juwaidin Optimis Rebut KNPI

Kabupaten Bima, Kahaba.- Rencana suksesi Musyawarah Daerah (Musda) DPD II KNPI Kabupaten Bima kali ini mendapat sambutan antusias dari sejumlah figur pemuda. Deretan nama-nama figur pemuda itu mulai mendeklarasikan diri untuk meramaikan perebutan kursi Ketua KNPI.

Juwaidin. Foto: Kalikuma (Facebook)

Salah satunya, Juwaidin pengurus teras DPD II KNPI Kabupaten Bima. Tokoh pemuda yang juga mantan aktivis ini menegaskan siap maju sebagai Calon Ketua KNPI Periode 2017-2020.

“Saya sudah mendapatkan syarat dukungan untuk maju, yakni dari 3 PK dan 6 OKP KNPI. Bahkan dukungan itu sudah lebih,” kata pria yang baru menyelesaikan program doktornya ini kepada Kahaba.net, Rabu (29/3) siang.

Juwaidin atau akrab disapa Galang ini pun optimis akan mendulang kemenangan dalam Musda nanti. Sebab saat ini, Ia terus melaksanakan konsolidasi untuk menggalang dukungan.

Semangat Galang untuk maju murni ingin mendorong kiprah pemuda agar lebih banyak berbuat lagi untuk daerah, meningkatkan peran OKP dan PK, serta memberdayakan para pemuda di 18 kecamatan di Kabupaten Bima melalui program-program kemitraan dengan pihak swasta dan lembaga terkait.

“Saya melihat peran KNPI selama ini sudah melibatkan OKP, tetapi belum maksimal. Saya hargai kerja pengurus sebelumnya. Cuman sekarang bagaimana memaksimalkan pemberdayaan OKP dan PK,” tuturnya.

Menurutnya, KNPI tidak boleh hanya berkutat pada alokasi APBD sebagai satu-satunya sumber pembiayaan program dan kegiatan. APBD dinilainya hanya sebagai dana stimulan, sementara dukungan anggaran untuk program bisa didapatkan dari pihak lain.

Misalkan kata dia, dana yang parkir di Dinas Dikpora sekarang ini sekitar Rp 2 Miliar untuk kegiatan pemuda belum pernah tersentuh, begitu juga beberapa SKPD lain. Belum lagi dari pihak swasta bisa diajak bermitra melalui program pemberdayaan pemuda.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *