Farid: Koperasi BMM Itu Ilegal

Kota Bima, Kahaba.- Berbagai macam modus penipuan kini mulai beragam . Salah satu yang kini sedang menjadi sorotan adalah dengan modus investasi lewat koperasi. Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima memastikan bahwa Koperasi Bina Masyarakat Mandiri (BMM) Cabang Surabaya tersebut liar dan tidak pernah direkomendasikan membuka cabang di daerah.

Kepala Dinas Koperindag Kota Bima, Drs. M.Farid, M.Ap/foto: Buser

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kadis Koperindag Kota Bima Drs. M.Farid menanggapi adanya berita penipuan oleh koperasi BMM terhadap sejumlah warga Kelurahan Ntobo Kota Bima, selasa (18/9) lalu.

“Legalitas sebuah koperasi membuka cabang didaerah lain wajib mendapatkan rekomendasi dari pemerintah daerah setempat melalui Diskoperindag, oleh karena itu koperasi atas nama BMM liar alias ilegal karena memang tidak pernah pihaknya memberikan rekomendasi pembukaan cabang,” ujarnya saat dimintai penjelasan, Rabu (19/9).

Untuk membuka cabang biasanya pihaknya memeriksa berkas administrasi koperasi tersebut dari akta legalitas pendirian sampai dengan apa saja jenis usaha koperasi yang dimaksud, sehingga tidak merugikan warga pada daerah setempat.

Kalaupun kejadian mengenai penipuan seperti yang menimpa warga Ntobo oleh koperasi yang berkantor cabang di Kota Surabaya, itu diluar wewenang pihaknya dan pihaknya pula tidak pernah tahu atas keberadaan koperasi yang dimaksud.Namun dirinya mengaku segera akan menindaklanjuti dengan adanya pemberitaan media untuk menertibkan keberadaan koperasi tersebut. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. ariek (sutarwadi)

    d mataram lombok…koperasi BMM (bina masyarakat mandiri) telah menipu nasabahnya Rp 20 miliar…..saya salah satu korban penipuan yg berkedok investasi itu…..

  2. ariek (sutarwadi)

    penipuan itu terjadi thn 2007 buln juni…….kami para korban penipuan tidak bisa berbuat banyak,,,,walaupun segala cara kami tempuh,namun BMM yg katanya berkantor pusat d surabaya itu tak tersentuh hukum…….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *