Mobil Pemadam Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas

Kota Bima, Kahaba.- Hingga pukul 00.30 Wita mobil pemdam masih terdengar hilir mudik untuk memadamkan si jago merah yang melahap mini market Hokky Mart. Akhirnya, usaha pemadam pun tak sia-sia. Api berhasil dipadamkan Kamis (20/9) dini hari sekitar pukul 00.40 Wita. Dari sisa gedung yang terbakar terlihat yang begitu parah terjadi di lantai tiga.

Yudi (23), Korban yang tertabrak mobil kebakaran hingga tewas di tempat/foto: Buqi

Namun, di balik tragedi kebakaran itu, mobil kebakaran milik Pemerintah Kota Bima  yang menuju lokasi kebakaran menuai masalah baru. Pasalnya, terjadi tabrakan maut di cabang lampu merah Kelurahan Na’e, tepat di samping kantor pos lama. Kecelakaan terjadi antara pengendara maut, Yudi (23), dengan salah satu mobil pemadam kebakaran.

Arif, salah seorang saksi yang mengetahui tabrakan itu menjelaskan, bahwa kejadian itu bermula dari motor yang melaju dari arah utara, tertabrak mobil kebakaran yang datang dari arah timur. Mobil pemadam yang melaju dengan kecepatan tinggi dan pengendara yang terlihat kaget mungkin karena sirine mobil menyebabkan tabrakan maut itu tak dapat dihindari.

“Kejadian yang menewaskan warga asal lingkungan tato Kelurahan Jatiwangi itu berawal dengan lajunya mobil pemadam dengan kecepatan tinggi. Motor korban yang melaju dari arah cabang Ranggo yang kemungkinan mau belok kanan di lampu merah pos lama, tiba-tiba tertabrak mobil pemadam yang melaju dari arah timur. Korban langsung tewas di tempat, setelah tertabrak mobil dan terpental di tembok kantor pos lama sejauh kurang lebih 15 meter,” cerita Arif kepada Kahaba, Kamis, 20 Spetember 2012.

Motor merk Suzuki jenis Satria yang ditungganginya kini dalam keadaan rusak parah. Dan korban telah dilarikan ke Puskesmas Asakota. Korban yang langsung dilihat Kahaba dalam keadaan tak bernyawa dengan luka robek di telinga kiri dan kemungkinan besar mengalami keretakan tengkorak di kepalanya. [BS/BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *