Ini Kronologis Bocah Tewas Ditabrak Mobil Anggota Dewan

Kota Bima, Kahaba.- Begini kronologis tewasnya Alfian Maulana (6), bocah asal Kelurahan Lampe Kecamatan Rasanae Timur yang ditabrak Mobil Kijang milik anggota DPRD Kabupaten Bima  Ishaka, Kamis (6/4). (Baca. Mobil Anggota DPRD Bima Tabrak Bocah Hingga Tewas)

Kasat Lantas Polres Bima Kota AKP. I Made Hendra. Foto: Bin

Kasat Lantas Polres Bima Kota, I Made Hendra A H SIk kepada Kahaba.net menceritakan kejadian tragis tersebut. Saat itu, sekitar pukul 16.30 Wita, korban bersama kakaknya hendak menyebrang jalan dari arah selatan ke utara. Disaat korban  lolos menyebrang jalur negara tersebut, tiba tiba mobil kijang warna hijau tua bernopol E 1044 W datang dari arah Barat kota Bima menabraknya hingga tergeletak di badan jalan.

Mobil milik anggota DPRD Kabupaten Bima diidentifikasi awal dikendarai oleh supirnya bernama MJ asal Kecamatan Wawo.

“Diatas mobil itu, ada juga anggota Ishaka pemilik mobil,” sebutnya, Jumat (7/4)

Usai menabrak korban sambung Kasat, supir yang kuatir dikejar warga langsung berusaha selamatkan diri meninggalkan lokasi di jalan lintas Bima Sape Kelurahan Lampe menuju timur Kecamatan Wawo.

“Dari pengakuan saksi syang diperiksa, laju mobil saat menabrak korban diduga sangat kencang,” duganya mengutip keterangan saksi.

Setelah mobil tersebut kabur kata dia, warga sekitar mengangkat korban untuk dilarikan ke RSUD Bima. Akibat luka yang sangat serius, korban tidak sempat dirawat secara maksimal, karena nyawanya tidak tertolong.

Informasi lain yang diperoleh Kahaba.net. Supir dan Ishaka langsung mengamankan diri di Polsek Wawo, sore itu.

Sedangkan di unit sidik Satlantas, Penyidik sedang memroses supir dan saksi-saksi untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Usman

    Ya…Menjadi pelajaran buat yg pegang setir…Supaya Ndak kayak di kejar kejar …Perhitungkan waktu…Kalau takut terlambat ya star lebih awal…Krn kebanyakan alasan buru” padahal kadang juga tdk .

    • Aya Di

      Ini merupakan sebuah musibah, jadi kita tdk perlu mempersalahkan, tdk satupun diantara kita yg pegang setir yg ingin menabrak org krn kita akan dijerat oleh hukum. Pelan2 pun kalo sdh dikehendaki utk kecelakaan kita pasti kecelakaan. Buat keluarga korban kami sampaikan turut berduka cita, mudah2an keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *