Bocah Tewas Ditabrak, Anggota Dewan Ishaka Buka Suara

Kota Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Kabupaten Bima Ishaka buka suara, terkait peristiwa tragis tabrakan maut yang menewaskan Alfian Maulana (6), bocah asal Kelurahan Lampe Kecamatan Rasanae Timur. Ia mengaku siap bertanggungjawab. (Baca. Mobil Anggota DPRD Bima Tewas Bocah Hingga Tewas)

Anggota DPRD Kabupaten Bima Ishaka. Foto: Bin

“Sebagai warga negara yang taat hukum, saya telah menyerahkan supir dan mobil untuk diamankan,” tegasnya di halaman Mapolres Bima Kota, kemarin siang. (Baca. Ini Kronologis Bocah Tewas Ditabrak Mobil Anggota Dewan)

Bagi dia, peristiwa yang merenggut nyawa bocah laki-laki usia 6 tahun tersebut merupakan musibah bagi dirinya. Pasalnya, kejadian tersebut diluar dugaan dan tidak disengaja.

Saat itu, cerita Anggota DPRD dari Partai PPP Kabupaten Bima, mobilnya dari arah Kota Bima hendak menuju Kecamatan Wawo. Sekitar pukul 16.30 wita, ia berada disamping supir MJ saat melaju pelan di sekitar jalan lintas Bima-Sape. Kondisi saat itu sangat sepi, ketika mobil yang ditumpanginya mengikuti salah satu truk di depan kendaraanya.

“Tiba tiba ada anak kecil bersama ibunya menyeberang jalan. Saat itu hanya bocah itu yang tiba-tiba nyebrang, lepas dari genggaman orang tuanya,” cerita Ishaka.

Laju kendaraan yang biasa tersebut, sambung dia akhirnya menabrak anak itu. Kemudian karena kuatir kesalahpahaman warga sekitar jalan raya, supirnya langsung berusaha menyelamatkan diri menuju arah timur dan masuk langsung ke Polsek Wawo.

“Saat itu juga, kami langsung amankan diri di Polsek Wawo,” kisahnya.

Akan tetapi lanjut dia, saat itu pula diketahuinya ada beberapa orang yang mencoba mengejar posisinya. Namun, tidak sampai mengamuk. Barangkali, ingin memastikan posisi keberadaan asal mobil ini.

“Saya dan keluarga sudah bertemu dengan keluarga korban. Karena bagi dirinya, bocah itu seperti anak sendiri,” tuturnya.

Pantauan kahaba, Ishaka dan keluarga mendatangi Mapolres Bima Kota. Kabarnya Ishaka akan dimintai keterangan sebagai saksi.

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *