Retail Nasional Ditolak, Kabag Ekonomi: Nanti Saya Laporkan ke Pak Wali

Kota Bima, Kahaba.- Rencana masuknya dua retail nasional masing – masing Alfamart dan Indomart di 15 titik lokasi di Kota Bima, ditolak puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi. (Baca. LMND Turun ke Jalan Tolak Masuknya Retail Nasional)  

Kabag Ekonomi Setda Kota Bima, Abdul Haris saat diwawncara. Foto: Deno

Penolakan tersebut disampaikan mahasiswa tersebut saat menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Walikota Bima, beberapa pekan lalu.

Kabag Ekonomi Setda Kota Bima, Abdul Haris yang dimintai tanggapan soal aksi penolakan tersebut, justeru mengaku tidak tahu adanya aksi tersebut. Kendati demikian, dirinya akan melaporkan ke Walikota Bima munculnya penolakan tersebut.

“Saya tidak ada demo penolakan soal retail nasional itu. Nanti akan saya laporkan dulu kepada Walikota Bima, untuk menunggu arahan,” ujarnya, Minggu (9/4).

Menurut Haris, penolakan tersebut merupakan dinamika yang juga menjadi masukan untuk penyusunan rencana Peraturan Walikota (Perwali) tentang keberadaan retail. Bagaimana hasil nanti, akan dilihat pada saat perkembangan penyusunan Perwali.

“Mengenai penolakan dari mahasiswa juga akan kami bahas pada saat penyusunan Perwali,” katanya.

Soal masukan dari DPRD Kota Bima agar keberadaan retail dikaji lebih dalam dan keberadaannya tidak terlalu banyak, Haris menerima baik masukan tersebut dan akan membahasnya pada saat penyusunan regulasi. (Baca. Rencana Kehadiran Retail Nasional Ditolak, Begini Tanggapan Dewan)

“Saya pada intinya belum bisa berkomentar banyak. Tapi soal penolakan dari mahasiswa dan masukan dari dewan ini akan saya sampaikan dulu ke Pak Wali,” tuturnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *