Sidak di Dukcapil, Bupati Bima Minta Adminduk Dibenahi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Setelah melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di Kantor Bakesbangpol dan Dinas Pekerjaan Umum, Selasa (10/4) pagi, Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti melanjutkan Sidak di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinas Dukcapil) Kabupaten Bima.

Bupati Bima saat Sidak di Dinas Dukcapil. Foto: Hum

Tiba di ruang kerja Kepala Dinas, Bupati menekankan pentingnya penataan dan pengelolaan dokumen dan administrasi kependudukan (Adminduk). Sebab, tuntutan masyarakat akan pentingnya pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil yang cepat dan transparan perlu didukung aparatur yang tanggap.

Di hadapan Kadis dan para Kabid dinas setempat, Bupati mengarapkan agar aparatur  RT dan RW lebih berperan aktif mendata dan menyediakan data penduduk yang mutakhir atau up to date.

“Jika pengurus RT dan RW menjalankan tugas dengan baik, maka pendataan akan berjalan dengan baik. Data kependudukan yang akurat akan bermanfaat bagi perencanaan pembangunan dan mengatasi masalah yang terjadi,” terang Bupati.

Untuk itu lanjutnya, semua perlu dibenahi, terutama terkait peningkatan pengetahuan dan keterampilan para aparatur di desa sebagai ujung tombak pelayanan administrasi kependudukan.

“Jika aparatnya dibina, maka Insyaallah semua masalah akan dapat ditangani dengan baik,” kata Umi Dinda, sapaan akrab Bupati.

Tanpa sengaja, saat sidak Koordinator Kompak Kabupaten Bima, Asrullah yang juga tengah melakukan konsultasi kegiatan dengan Kepala Dinas Dukcapil, Zunaidin. Asrullah mengatakan, kehadiran Kompak di Kabupaten Bima telah memfasilitasi beberapa kebutuhan peningkatan kapasitas aparatur terkait di Kabupaten Bima,

“Kompak telah membantu pengembangan Sistem Informasi Desa (SID) di kecamatan pilot project yang  terhubung dengan basis data terpadu,” jelasnya.

*Kahaba-03/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *