Isu Penculikan Resahkan Masyarakat Wawo

Kabupaten Bima, Kahaba.- Akhir-akhir ini masyarakat Wawo resah soal isu orang yang tidak dikenal, ditemukan disejumlah lokasi perkebunan dan ladang warga. Keberadaan mereka dikaitkan dengan orang yang mencoba melakukan pencurian terhadap organ tubuh manusia, sebagaimana yang santer diisukan akhir-akhir ini.

Ilustrasi

Petani dan masyarakat setempat pun mulai resah. Mereka sebagian tidak lagi berani menjaga tanaman di ladang dan kebun, dengan dalil untuk keselamatan jiwa. Sementara itu, keberadaan orang asing yang diduga sebagai orang yang ingin mencuri organ tubuh manusia sampai saat ini belum mampu dibuktikan keberadaannya.

Dugaan keberadaan mereka terakhir berdasarkan informasi, ditemukan di wilayah ladang Fo’o Mbo’o Desa Kambilo. Sontak masyarakat yang mendengar informasi ini langsung melakukan perburuan di wilayah yang dimaksud. Hasilnyapun nihil, entah memang ada atau hilang kemana.

Abdullah masyarakat setempat menuturkan, sekitar jam 21.00 Wita ada tiga orang yang tidak dikenal melewati ladang warga. Ketika dirinya menanyakan siapa mereka, tidak ada yang menjawab dan tidak menghiraukan. Mereka pergi begitu saja.

“Mendapati lagam mereka yang mencurigakan, saya sampaikan kepada masyarakat yang lain, kemudian disepakati untuk lakukan pengejaran namun tidak berhasil didapatkan,” ceritanya, Selasa (11/04).

Polsek Wawo IPTU Masdidin yang dikonfirmasi mengatakan isu keberadaan orang asing itu sudah diperoleh jauh hari sebelumnya. Namun dari berbagai tempat yang disinyalir sebagai tempat keberadaan mereka, setelah dilakukan patroli hasilnya tidak menemukan orang yang dimaksud.

“Isu keberadaan orang asing yang diduga mencuri organ tubuh manusia seperti isu yang berkembang saat ini itu hoax,” ujarnya.

Tetapi lanjut Masdidin, masyarakat tetap tetap harus berhati-hati. Jika menemukan orang asing, laporkan dan jangan main hakim sendiri. Karena belum tentu mereka memiliki tujuan yang tidak baik.

Masdidin juga menghimbau kepada masyarakat yang baru masuk ke wilayah Kecamatan Wawo, apabila tidak dikenal oleh masyarakat setempat untuk melaporkan diri kepada pemerintah desa setempat. Hal ini untuk menghindari kecurigaan dari masyarakat terkait adanya isu penculikan saat ini.

*Kahaba-08

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *