Alumni SMP 2 Bima Angkatan 97 Bakal Gelar Reuni Akbar

Kota Bima, Kahaba.- Tahun ini, alumni SMP 2 Kota Bima angkatan tahun 1997 bakal menggelar reuni akbar. Rangkaian persiapan kegiatan tersebut disusun saat pertemuan yang digelar panitia alumni, Minggu (16/4).

Panitia reuni akbar SMP 2 Kota Bima angkatan 1997. Foto: Bin

Ketua panitia acara M. Zacky Amini menuturkan, kegiatan reuni akbar itu akan mengangkat tema “Guruku Pahlawan Hebatku”. Tema itu merupakan bagian dari rasa syukur terhadap jasa tenaga pendidik, yang telah berhasil dan membina siswa hingga semua menjadi sukses dan berguna.

“Setelah 20 tahun meninggalkan sekolah, para alumni tidak pernah mengadakan acara reuni seangkatan. Untuk itu kami ingin mensukseskannya tahun ini, sebagai wadah silaturahmi alumni dan guru setempat,” ujar M. Zacky.

Pria yang juga Ketua Prodi Matematika STKIP Bima itu menuturkan, rencana reuni akbar diapresasi dan perhatian dari para alumnus. Itu terlihat dari respon saat wacana dilempar melalui media sosial, dan pada akhirnya mendapat sikap dari teman-teman se-angkatan.

“Mengingat banyak sebagian tinggal di luar daerah, kami sampaikan wacana itu di media sosial. Para alumni akan menyempatkan waktu, untuk berkumpul bersama lagi,” katanya.

Zacky menuturkan, semoga reuni ini menjadi gebrakan dalam menjalin hubungan tali silahturami dan semangat kebersamaan, khususnya bagi para alumni yang suda lama tidak bersua dengan teman sejak sekolah menengah pertama.

“Kami berharap kegiatan reuni nanti lancar dan sukses,” harapnya.

Ditambahkan ayah dua anak itu, selain menggelar acara reuni. Jajaran alumnus juga akan melakukan kegiatan sosial, berupa pemberian cinderamata untuk guru yang masih aktif mengajar, dan tenaga pengajar yang telah pensiun setelah lama mengabdi di sekolah setempat. Bantuan yang diberikan berupa dana.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *