Lagu NURANI La Hila Band Keren, Movie Clip nya Ada di Kanal Youtube

Kota Bima, Kahaba.- Penggarapan Movie Clip “NURANI” La Hila Band akhirnya rampung. Lagu tentang cinta dan perjuangan seorang lelaki yang berjuang untuk kesembuhan kekasihnya dari penyakit kronis itu sudah bisa dinikmati di kanal youtube La Hila Official dengan link https://youtu.be/6-Z19WpaJhk.

Lagu La Hila Band Nurani

“Berkah dan berkat doa seluruh sayap sayap La Hila, orang tua kam i, masyarakat Bima dan  semua yang sudah support La Hila, akhirnya Official Movie Clip “NURANI” rampung juga dan sudah bisa dinikmati di kanal youtube La Hila Official,” ujar Bassist La Hila Band Nico, kepada media ini Senin (24/4).

Kata Nico, klip tersebut bercerita tentang perjuangan seorang pemuda (Ame) untuk bisa mengembalikan kesembuhan dan kesehatan kekasihnya, yang di vonis mengidap penyakit kangker hati. Derita itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sehingga sang pemuda ini tidak punya pilihan selain menerima tawaran gembong mafia narkoba (Ilham) untuk terlibat dalam proses transaksi terlarang.

Maksud hati ingin mendapatkan uang besar dengan cara singkat, tetapi proses transaksi itu berujung tragis. Proses pertemuan para mafia besar (Rigen SUCI 5) dengan team pengedar telah dicium pihak kepolisian yang diperankan oleh AKBP RUSLAN. Sehingga terjadilah baku tembak dengan pihak aparat.

“Untuk mengetahui kelanjutan kisah nya, bisa nikmati langsung di link https://youtu.be/6-Z19WpaJhk,” saran Nico.

Diakuinya, Nurani adalah kisah awal dari Trilogi yang akan La Hila persembahkan untuk semua penikmat karya-karya La Hila. Akhir kata, dirinya menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga untuk semua pihak yang terlibat dalam penggarapan lagu tersebut. Serta doa masyarakat Bima yang tiada henti untuk kesuksesan La Hila Band.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *