Dibidik Jaksa, Kepala SMA 5 Ngaku Sakit

Kota Bima, Kahaba.- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima sedang menyelidiki kasus dugaan tindak pidana korupsi sejumlah item bantuan di SMA 5 Kota Bima, baik bersumber dari APBD maupun APBN. Kepala S SMA 5 Kota Bima enggan untuk berkomentar soal  kasus yang mendera pengelolaan sekolah tersebut.

Ilustrasi

Dalam bidikan tersebut, Kajari Bima melalui tim penyidik memanggil sejumlah pihak terkait untuk diperiksa, Selasa (25/4). Diantara yang hadir saat itu, Kepsek S, Wakasek Kesiswaan, Wakasek Sarana, Kepala Perpustakaan dan para guru lainnya.

Kepala SMA 5 Kota Bima S  yang hendak dikonfirmasi di ruang tunggu pemeriksaan Kantor Kejari Bima, enggan berkomentar banyak. Bahkan memilih bungkam, ketika diminta klarifikasi mengenai dugaan kasus korupsi.

S lebih memilih menjelaskan, bahwa saat ini kondisi fisik dalam keadaan tidak sehat (sakit). Sehingga tidak bisa menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan wartawan.

“Maaf saya tidak bisa menjawab saat ini. Soalnya saya masih sakit,” katanya singkat, Selasa siang kemarin.

Pantauan wartawan, S mengenakan kemeja biasa. Membawa sejumlah dokumen penting dalam kresek hitam. Didampingi Wakasek Kesiswaan, Wakasek Sarana, Kepala Perpustakaan serta para guru wanita lainnya.

Siang itu, Kepsek dalam kondisi tidak fit. Ditengarai meminta izin pamit dan berlangsung pulang. Sedangkan para guru lainnya bergilir diperiksa di ruang Intelejen Kejari Bima.

Secara terpisah, Kasi Intelejen kejari Bima, Lalu Mohammad Rasyidi mengaku kasus tersebut langsung ditangani timnya. Bahkan ia sebagai ketua tim dalam penyelidikan kasus tersebut.

“Ya saat ini sedang dilakukan pemeriksaan,” tuturnya singkat.

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *