Mendaftar di Dua Parpol, Rum Siap Dampingi Lutfi

Kota Bima, Kahaba.- Mantan Sekda Kota Bima, H Muhammad Rum menegaskan keseriusannya untuk maju di pentas Pilkada Kota Bima 2018 dengan mendaftar di dua partai politik, yakni PPP dan PBB.

H. Muhammad Rum saat mendaftar di PPP. Foto: Bin

“Kemarin saya sudah mendaftar di PPP dan hari ini mendaftar di PBB. Semua persyaratan dan berkas sudah dilengkapi. Alhamdulillah, saya diterima unsur pimpinan partai,” jelas Rum kepada Kahaba, Rabu (3/5) siang.

Rum mengaku, mengikuti penjaringan sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Bima bersama sejumlah figur lainnya. Namun, dari banyak nama yang mengemuka Rum boleh berbangga karena baru dirinya yang merupakan keterwakilan unsur birokrasi murni.

Untuk itu, Rum merasa optimis dengan pengalamannya di birokrasi akan berdampingan dengan Bakal Calon Walikota Bima yang tepat dan satu visi dengannya untuk membangun Kota Bima.

Dari penjajakan komunikasi politik yang terbangun, Rum terus membayangi Bakal Calon Walikota Bima, H Muhammad Lutfi. Ia memang kerap terlihat turun sosialisasi bersama dengan Politisi Partai Golkar tersebut.

Hal ini diakui sendiri oleh Rum bahwa komunikasi dengan Lutfi sudah lama terjalin. Hingga kini, agenda-agenda politiknya untuk menyapa masyarakat tetap dikoordinasikannya dengan Lutfi.

“Tapi semua kembali ke Bapak H Lutfi. Bila dipercaya, InsyaAllah saya siap lahir batin mendampingi beliau sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Bima,” ujarnya.

Rum juga menegaskan, siap mengikuti proses demokrasi politik di partai politik. Seperti harapan Lutfi, Rum akan mendaftar pula di semua partai politik yang membuka penjaringan sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Bima.

“Sementara ini saya terus blusukan dan turun sosialisasi ke masyarakat sebagai bentuk keseriusan untuk maju. Tim kecil juga sudah dibentuk, tinggal nanti menunggu kepastian saja untuk deklarasi,” tuturnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *