Pelimpahan Kebijakan di Diskominfostik tak Dibarengi Anggaran

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sejak dibentuknya Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Bima, koordinasi semua Media Online yang semula di Bagian Humas dan Protokol menjadi kewenangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru pecahan dari Dinas Perhubungan (Dishub) itu. (Baca. Media Online Diharapkan Melapor Legalitas ke Diskominfostik)

Kepala Diskominfostik Kabupaten Bima, Abdul Wahab Usman. Foto: Ady

Sayangnya, pelimpahan kebijakan dan wewenang tersebut tidak dibarengi dengan pelimpahan anggaran oleh Pemerintah Kabupaten Bima. Bisa dibilang, dukungan anggaran untuk kerjasama dengan media online tak seperti tahun.

Hal ini dibenarkan Kepala Diskominfostik Kabupaten Bima, Abdul Wahab Usman saat menjawab pertanyaan sejumlah wartawan media online pada pertemuan silaturrahmi di kantor setempat, Kamis (4/5).

“Selain menangangi bidang komunikasi dan informatika pecahan dari Dishub, kita juga menangani bidang statistik limpahan dari Bappeda. Tapi pelimpahan kebijakan itu memang tidak dibarengi pelimpahan anggaran,” sebut Wahab.

Selain itu kata Wahab, untuk dukungan anggaran program awal berdirinya Diskominfo masih menggunakan rancangan anggaran dari OPD sebelumnya. Sehingga keberadaan anggaran di OPD baru yang dipimpinnya masih sangat terbatas.

Namun, Mantan Kabag Humas ini mengisyaratkan akan ada penambahan anggaran pada APBD Perubahan 2017 nanti. Apabila “kue” anggaran untuk media itu turut dianggarkan, Ia berjanji akan memperhatikan kerjasama dengan media online secara adil dan proporsional.

Diakhir pertemuan, Wahab yang didampingi Kabag Komunikasi Publik dan Desiminasi Informasi, Muslimin serta jajaran lebih banyak berdiskusi terkait peran dan bentuk koordinasi Diskominfo dengan Media Online, Kampung Media dan Komunitas Informasi Masyarakat Kabupaten Bima.

*Kahaba-03     

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *