Ini Jawaban Singkat Wadir PKU Muhammadiyah Soal Bayi Meninggal

Kota Bima, Kahaba.- Menanggapi pemberitaan soal dugaan kelalaian petugas medis yang menyebabkan bayi meninggal di RS PKU Muhammadiyah Bima, Wakil Direktur (Wadir) RS setempat Imran Syafrudin menyampaikan sampaikan sejumlah jawaban. (Baca. Diduga Kelalaian Pihak Medis PKU Muhammadiyah, Bayi Meninggal Dunia)

Wakil Direktur RS PKU Muhammadiyah Bima Imran Syafrudin.

Mengawali jawaban soal itu, Imran lebih awal menyampaikan rasa turut berduka kepada keluarga Jurianto, atas musibah yang menimpa. Semoga Allah SWT memberi kekuatan dan ketabahan.

Soal penanganan kata dia melalui siaran pers yang dikirim ke redaksi Kahaba.net, penanganan pasien yang dimaksud secara intensif dilakukan oleh tenaga bidan dan dikonsul ke dokter umum, serta dilanjutkan ke dokter spesialis kandungan dan telah dilakukan tindakan atau pelayanan, sesuai dengan standar prosedur operasional yang berlaku.

“Tenaga bidan maupun dokter pemberi pelayanan pada saat yang bersangkutan dirawat selalu ada di rumah sakit,” ujarnya.

Berkaitan dengan adanya upaya lanjutan yang ditempuh oleh keluarga Jurianto, pihaknya menghormatinya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Echa

    Lho kok di konsultasikan ke dokter umum, sementara itu pasien jelas2 mau melahirkan,,,prosedur?,,,ampun deh,,,
    Perawat yg judes di Bima, saya rasa waktu kuliah, pasti bukan pelajar yg baik!

  2. mmscell

    ia, emang sop nya untuk ibu melahirkan, konsulnya ke dokter umum dulu baru ke ahli kandungan? apa semua RS sop nya begitu untuk melayani pasien yg akan melahirkan?

  3. Juniarto

    Pak imran yg terhormat SOP yg mna yg bapak mksd?
    Untuk teman2 sya pernah brtanya kpda pak imran yg terhormat tentang pelayanan medis dan bapak yg terhormat itu menjawab “sya bkn orang medis jadi saya tidak tau tentang itu” lalu SOP yg mna yg pak imran mksd..???????

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *