Pemkot Bima Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima menggelar kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj 1438 Hijriyah, di halaman kantor Walikota Bima, Senin (8/5). Acara dihadiri Wakil Walikota Bima H. Arahman H. Abidin, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Bima, Ketua MUI Kota Bima, Kepala Kantor Kemenag Kota Bima, Ketua Pengadilan Agama Bima, para Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Bima, tokoh agama/tokoh masyarakat dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Tokoh masyarakat dan agama saat hadir pada saat acara Isra’Mi’raj. Foto: Hum

Bertindak sebagai penceramah Kepala MTsN 1 Kota Bima H. Arifin,. Tema peringatan Isra’ Mi’raj ini adalah “Mari Kita Tumbuhkan Sikap Istiqamah Dalam Menegakkan Sholat Menuju Pribadi yang Bertaqwa dan Khusnul Khatimah”.

Pada kesempatan itu, Wakil Walikota Bima menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh ASN atas kebersamaan serta kerja keras yang telah diberikan selama ini.

“Pasca bencana banjir di Kota Bima, Alhamdulillah kita dapat segera pulih dan bangkit meskipun tidak kita pungkiri masih meninggalkan trauma di hati kita. Hal ini tidak terlepas dari kerja keras kita serta sikap saling bahu membahu dalam memulihkan Kota Bima,” jelas Wakil Walikota.

Dikatakannya, peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan suatu peristiwa besar dalam sejarah umat Islam. Ada dua peristiwa yakni Isra’ dan Mi’raj; 1.250 kilometer perjalanan Isra’ dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan melakukan Mi’raj ke Sidratul Muntaha. Pada peristiwa Mi’raj itulah Nabi Muhammad SAW menerima perintah sholat 5 waktu langsung dari Allah SWT.

“Semoga kita bisa merealisasikan nilai-nilai yang disebutkan dalam tema peringatan Isra’ Mi’raj kali ini, yakni istiqamah menjalani kebaikan dengan memberikan pengabdian tak terbatas kepada daerah, bangsa dan Negara,” harapnya.

Selanjutnya, penyampaian uraian hikmah Isra’ Mi’raj oleh Ust. H. Arifin. Disampaikannya, bagi orang beriman Isra’ Mi’raj adalah peristiwa yang direncanakan oleh Allah SWT untuk Nabi Muhammad SAW.

Melalui kedua peristiwa besar ini diharapkan tercipta daya spritual untuk menciptakan ketangguhan mental dan iman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan dan membangun sikap istiqomah (konsisten) dalam menegakkan kebenaran dan menghilangkan kemungkaran.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *