20 Jabatan Perangkat Desa di Kecamatan Bolo Kosong

Kabupaten Bima, Kahaba.- Camat Bolo Mardianah mengaku, sekitar 20 jabatan perangkat desa di Kecamtan Bolo kosong. Dari 20 jabatan kosong tersebut, masing – masing 11 Sekretaris, 7 Kaur dan 3 Kepala Dusun (Kadus).

Camat Bolo Mardianah. Foto: Yadien

Kata dia, usai rapat persiapan seleksi perangkat desa di aula kantor kecamatan setempat, Rabu (10/5). 20 jabatan kosong itu akan diikuti oleh ratusan peserta seleksi dari tiap-tiap desa di Kecamatan Bolo. Sampai saat ini telah diterima sekitar 150 data peserta seleksi perangkat desa.

“Jumlah yang daftar memungkinkan bertambah, karena masih ada beberapa desa yang belum menyetorkan nama-nama peserta,” katanya, Kamis (11/5).

Dijelaskannya, pelaksanaan seleksi perangkat desa tahun ini akan digelar secara serentak Senin (15/5) di kantor kecamatan. Tahapan seleksinya, hanya satu jenis yakni tes tulis. Terkait naskah soal yang akan dipakai dalam seleksi tersebut, Mardianah mengaku disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bima .

”Kita tidak terlibat dalam pembuatan soal, Itu urusan Pemkab,” ungkapnya.

Sementara Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Bolo H. Gunawan membenarkan apa yang disampaikan Camat Bolo tersebut, berdasarkan informasi tertulis dari Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Ia memaparkan, sebelum pelaksanaan seleksi perangkat desa digelar, panitia penjaringan perangkat desa, BPD, pihak keamanan dan unsur Forum Koordinasi Pemerintah Kecamatan akan mengambil naskah soal secara bersama.

Itu dilakukan agar tidak terjadi asumsi yang berlebihan dari pihak manapun dan menghindari munculnya gejolak yang akan terjadi, saat pelaksanaan seleksi perangkat desa maupun usai pelaksanaan seleksi.

“Kita akan kedepankan keterbukaan informasi terkait seleksi perangkat desa nanti,” tambahnya.

*Kahaba-C10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *