Apeksi di Mataram, Dinas Koperindag Kota Bima Pamer Produk Unggulan

Mataram, Kahaba.- Kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) digelar di Kota Mataram. Kegiatan tahunan tersebut mulai dibuka hari ini, Selasa (16/5).

Stand Dinas Koperindag Kota Bima dikunjungi Wakil Walikota Mataram. Foto: Deno

Ada sejumlah kegiatan yang digelar, seperti Muskomwil IV untuk menentukan tuan rumah Apeksi berikutnya, pawai budaya, dan pameran produk unggulan di Lapangan Sangkareang Mataram. Pada ajang pameran, masing-masing daerah memamerkan sejumlah produk unggulan.

Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Koperindag juga memamerkan sejumlah produk, seperti tenun khas Bima, serta makanan hasil olahan, madu asli, keripik beras, dan sejumlah produk lain.

Plt Kepala Dinas Koperindag Kota Bima Nurjanah mengatakan, beragam produk hasil olahan UKM di Kota Bima dipamerkan pada Apeksi. Produk tersebut diperoleh di beberapa UKM di wilayah Kota Bima, seperti di Kelurahan Santi, Ntobo, Rabadompu, Nitu dan kelurahan  Oi Fo’o.

” Kami berharap produk-produk ini bisa di kenal. Momen Apeksi ini menjadi kesempatan untuk memamerkan produk kita,” katanya.

Menurut Nurjanah, Kota Bima juga memiliki keinginan untuk mengembangkan perekonomian daerah yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan kelembagaan usaha.

Untuk itu, pihaknya sangat berharap jika produk yang diperlihatkan pada pameran tersebut bisa terkenal secara luas hingga ke seluruh pelosok negeri.

Sebelumnya, saat pembukaan pameran, Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin terlihat hadir bersama isteri. Demikian pula sejumlah kepala daerah lain juga nampak hadir bersama isteri.

Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan R yang membuka secara resmi pameran mengatakan, pameran produk unggulan merupakan bentuk dukungan terhadap UKM untuk memperlihatkan segala jenis produk yang berkualitas.

“Ini menjadi momen bagi para pelaku UKM saling silahturahim, membagi wawasan dan pengetahuan berbagai macam jenis produk unggulan di seluruh indonesia,” ungkapnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *